Top Pick
Pasca Amukan Seroja, Danau Ini Muncul di Kupang NTT Bakti Kominfo Perkuat Infrastruktur Pendukung Destinasi Wisata Superprioritas Pelayanan Disdukcapil Matim Dikeluhkan Warga Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Napun Gete di Sikka Nusa Tenggara Timur. Anggaran Pembelanjaan APD Covid-19 Di Mabar Akan Dicairkan Hari Ini Inkubasi Kuliner Lokal, BOPLBF Lahirkan 21 Pelaku Kuliner Lokal

13 Orang Di Mabar Dinyatakan Positif Rapid Test

POSTNTT.COM | Labuan Bajo - Plh. Sekda Manggarai Barat, Ismail Surdi mengungkapkan ada 13 orang dinyatakan positif Rapid test di wilayah Kabupaten Manggarai Barat. Hal itu ia sampaikan melalui konfrensi pers pada Rabu (15/4) di kantor daerah Manggarai Barat.

"Kita di Manggarai Barat mendapat laporan dari hasil Rapid test terhadap 22 pelaku perjalanan yang sempat mengikuti kegiatan keagamaan di Gowa Sulawesi. Dari 22 orang yang di uji rapid test, terdapat 13 orang dinyatakan positif", jelasnya.

Ismail kembali menegaskan bahwa positif Rapid test belum tentu positif Covid-19.

Baca Juga : Mahasiswa Nusa Lontar Kupang Bagikan Ratusan Masker Gratis

"Sekali lagi, ini hanya positif Rapid test. Nanti selanjutnya kita akan menguji swab test untuk menentukan apakah positif Covid atau tidak", tegas Ismail.

Sementara Paulus Mami, kepala dinas kesehatan Manggarai Barat memaparkan jika 9 orang dari 22 orang tersebut semua sedang dikarantina mandiri di rumah masing-masing tetapi dengan status dalam pengawasan.

Baca Juga : Garnita NasDem Mabar Bagikan 5000 Masker-Gratis

"13 orang yang positif rapid test akan dikarantina di rumah karantina Pemda Manggarai Barat. Sedangkan 9 orang lainya dikarantina secara mandiri di rumah masing-masing", kata Paulus.

Lanjut dia, ke 22 orang pelaku perjalanan tersebut tersebar di 3 Kecamatan yang ada di Manggarai Barat.

Informasi yang diperoleh media ini dari data Pos Covid Manggarai Barat dilaporkan bahwa sampai saat ini jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 3 orang. Dan ODP terdapat 88 orang.

Untuk diketahui, Rapid test hanya mengandalkan sampel darah. Berbeda dengan tes swab yang mengambil sampel usap sehingga akurasi penentuan terjangkit virus semakin bagus.

Baca Juga : Pos Covid Di Kecamatan Borong Ini Terpantau Sepi Tanpa Ada Penjaga

 

Rapid test disebut hanyalah sebagai pemeriksaan skrining atau pemeriksaan penyaring, bukan pemeriksaan untuk mendiagnosa infeksi Covid-19.

Tes yang dapat memastikan apakah seseorang positif terinfeksi virus corona sejauh ini hanyalah pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) atau swab test.
Pemeriksaan ini bisa mendeteksi langsung keberadaan virus corona, bukan melalui ada tidaknya antibodi terhadap virus ini.

 

 

 

Penulis : Edi Risal


Halaman