Top Pick
24 Santri 'Cluster Magetan' di Ende Jalani Rapid Test, Ini Hasilnya Kunjungi Ende,Stafsus Kemendes Dorong Pelangi Nusantara Gerakan Ekonomi Warga DPRD Mabar Pertanyakan Mekanisme dan Jadwal Penyaluran Bantuan Untuk Mahasiswa Viral, Beredar Postingan Terkait Karyawan Asal Manggarai Yang Terlantar Di Rantauan Ini Tanggapan Kadis PU-PR dan ADPRD Matim Terkait Kerusakan Jalan Menuju Compang Teber - Majok Rombak Manajemen, FEC Media Tunjuk Kanis Lina Bana Jadi Pimpinan Umum Flores Editorial

AHP Apresiasi Rute Floratama Wisata Berkelanjutan Kelas Dunia

(Dr. Andreas Hugo Parera,Anggota Komisi X DPR RI membidangi Pariwisata Ekonomi Kreatif, Pendidikan Kebudayaan, Pemuda Olahraga dan Perpustakaan Nasional. Foto : Istimewa)

 

POSTNTT.COM | Ende - Anggota Komisi X DPR RI (Bidang Pariwisata Ekonomi Kreatif, Pendidikan Kebudayaan, Pemuda Olahraga dan Perpustakaan Nasional) Dr. Andreas Hugo Pareira menghadiri Forum Floratama Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Kelas Dunia di Flores, Alor, Lembata, dan Bima yg diselenggadakan oleh Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo - Flores (BOP LBF) Pada hari Selasa dan Rabu (6-7 Oktober 2020) bertempat di Hotel Ayana, Labuan Bajo, Manggarai Barat.

Forum ini juga dihadiri oleh Shana Fatina sebagai Dirut BOP Labuan Bajo, Hari Santosa Sungkari, Deputi bidang pengembangan destinasi dan infrastruktur Kemenparekraf, Viktor Laiskodat selaku Gubernur NTT, serta seluruh kepala daerah mulai dari Manggarai Barat sampai Alor seperti Agustinus Payong Wabup Flotim, Robby Idong Bupati Sikka, Djafar Achmad Bupati Ende, Yantje Sunur Bupati Lembata, dan Gusti Dula Bupati Manggarai Barat.

Dalam sambutannya dihadapan Gubernur NTT dan para Kepala Daerah se Flores-Lembata dan Alor, Andreas Hugo Pareira (AHP) menyambut baik dan mengapresiasi BOP Labuan Bajo Flores dengan dibuatnya Rute Pariwisata Berkelanjutan mulai dari Flores, Alor dan Lembata sampai ke Bima oleh BOP LBF.

Hal ini sudah sesuai dengan harapan yang sudah sering kali AHP sampaikan baik kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada Rapat-Rapat Kerja Komisi X maupun Dirut BOP LBF saat kunjungan ke Dapil, bahwa pariwisata di Flores tidak boleh hanya berdampak pada Labuan Bajo saja sehingga kabupaten lain yg juga memiliki banyak lokasi wisata yang tidak kalah indah dari Labuan Bajo juga mendapatkan dampak positif yang membangun dan meningkatkan ekonomi daerah serta masyarakat.

Andreas Pareira juga mendorong agar forum-forum seperti ini rutin dilaksanakan agar sinergitas antar Kepala Daerah dapat terjalin dengan baik, sehingga Flores, Lembata dan Alor sebagai satu kesatuan, dapat bersama-sama membangun Pariwisata yg berkelanjutan dan dinikmati tidak hanya oleh wistawan nusantara tetapi juga wisatawan manca negara dari seluruh dunia.

Andreas Pareira menambahkan, sektor pariwisata yang sering kali disebut sebagai emas putih (menggantikan minyak) akan memberikan multiplier effect ke berbagai sektor, karena sebagai mana kita ketahui, bahwa mulai dari wisatawan merencanakan liburannya, berangkat, sampai di destinasi, hingga kembali ke tempat asal merupakan perputaran roda ekonomi yang tidak terputus, yang juga menuntut masyarakat lokal harus siap, dan menjemput bola kesempatan tersebut, sehingga kedepannya membuka peluang peningkatan ekonomi baik langsung kepada masyarakat.

Rute Pariwisata Floratama antara lain, Manggarai Barat meliputi Taman Nasional Komodo (Loh Liang, Pink Beach, Kalong Island, Manta Point, Padar Island dan Loh Buaya),  Puncak Waringin, Goa Batu Cermin, Goa Rangko.

Manggarai mencakup Wae Rebo, Lingko Lodok, Liang Bua. Sedangkan Manggarai Timur, Danau Rana Tonjong dan Bukit Cinta

Di kabupaten Ngada meliputi 17 Pulau Riung, Gunung Inerie, Lembah Jerebu’u. Dan Nagekeo, Kampung Adat Kawa, Nusa Kinde dan Tinju Adat Etu.

Kanupaten Ende, Rumah Pengasingan Bung Karno, Taman Nasional Kelimutu.

Sementara kabupaten Sikka, Maria Bunda Segala Bangsa, Koja Doi, Teluk Maumere.

Di Flores Timur terdapat Bukit Doa Fatima dan Semana Santa. Lalu Lembata, Penangkapan Paus di Lamalera dan Gunung Ile Batutara, Ile Lewotolok dan Ile Werun.

Dan Alor meliputi Sebanjar, Taman Laut Pantar, dan Kampung Adat Takpala.

Sedangkan Bima sendiri terdapat dua destinasi yakni Pantai Lariti dan Pulau Ular (Wera). (Ronald Degu)

 

 

Baca Juga