Top Pick
Saat Acara "Taga Kamba" di Museum Tenun Ikat, Kambing Berkeliaran Di Taman Bung Karno Nestapa Pedagang Sikka di Tengah Pandemi Covid-19   Bawaslu Mabar Gelar Rakor Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 Dalam Tahapan Pilkada Siswa SMA di Ende Rindu KBM di Sekolah Ruas Jalan Desa Wejang Mali - Wuas Matim Rusak tak Kunjung Diperbaiki Rana Kulan, Desa Penghasil Tanaman Porang Terbanyak di Manggarai Timur

AJO Matim Gelar Workshop Jurnalistik di SMAN 3 Borong

POSTNTT.COM||BORONG - Aliansi Jurnalis Online (AJO) Manggarai Timur (Matim) menggelar Workshop Jurnalistik di SMA Negeri 3 Borong yang beralamat di Desa Golo Kantar, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Pada Sabtu (19/09/2020).

Yang menjadi narasumber dalam kegiatan itu adalah, Pimpinan Umum Floresmerdeka.com, Kanis Lina Bana, dan Pimpinan Umum Floreseditorial Cyber Media (FEC Media), Rizky Amelia Puspitasari.

Hadir pula dalam kegiatan itu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kabupaten Manggarai Timur, Beni Marjun.

Kepala SMA Negeri 3 Borong, Konstantinus Everson Rada, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Aliansi Jurnalis Online yang bersedia membagi ilmu kewartawanan dengan siswa/i di sekolah itu.

Rada menambahkan, kehadiran AJO Matim di lembaga yang Ia pimpin merupakan sebuah energi positif untuk kemudian memberikan ilmu pengetahuan baru bagi siswa/i.

Sementata itu, Ketua Aliansi Jurnalis Online (AJO) Matim, Adrianus Kornasen, dalam sambutannya mengatakan bahwa terlaksananya kegiatan tersebut sebagai upaya untuk mencerdaskan kehidupan sebagaimana tertulis dalam UUD 1945 alenia ke-empat.

"Tidak paham teknologi akan tergerus oleh zaman," Tegas Kornasen.

Menurutnya, sebagai generasi penerus bangsa, siswa/i harus dipersiapkan mulai dari sekarang melalui kegiatan-kegiatan yang ekstrakulikuler.

Menyinggung soal wartawan, kornasen, menjelaskan pekerja jurnalis sama seperti pendeta.

"Jurnalis adalah pewarta sama Pendeta, Pastor dan Ulama. Kami sama-sama bekerja sebagai pewarta, pendeta mewartakan di gereja, wartawan mewartakan dari berita" Tutupnya.

Kata Andre Kornasen menjadi wartawan itu merupakan sebuah pilihan dan tanpa melalui paksaan melalui pihak manapun.

” Menjadi wartawan itu sebuah pilihan, karena wartawan tidak puya uang banyak tetapi kaya akan relasi,” katanya di hadapan puluhan siswa-siswi SMAN 3 Borong.


Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kabupaten Manggarai Timur, Beni Marjun, dalam sambutannya juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada AJO Matim yang sudah berkontribusi untuk mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Adik-adik yang hadir di dalam kegiatan ini sangat beruntung karena memperoleh ilmu pengetahuan tambahan. Belum tentu mereka yang di luar sana, mendapatkan apa yang adik-adik dapatkan," Ungkapnya.

Menutupi pembicaraannya, Beni, mengajak peserta kegiatan agar benar-benar mendengarkan apa yang di bicarakan oleh narasumber. (Iren Leleng/POSTNTT.COM).

 

Baca Juga