Top Pick
PDP Asal Lembor Meninggal Karena Gagal Ginjal Di Sela Masa Reses, DPRD PAN Dapil 3 Sambangi Dua Sekolah Dasar Di Mabar DPRD Ende Minta Pemerintah Segera Fungsikan Dermaga Niaga Maurole Bibit Atlet Voly Profesional, Ludger Dirikan Sekolah Bola Voly Di Ende Pengusaha Sang Sinar Property Beri Bantuan Tunai Ke 300 Orang di Labuan Bajo Liang Lahat Kosong, Jasad PDP Di Mabar Hilang ?

Gedung Sekolah Dasar di Ende terancam Ambruk akibat Abrasi

POSTNTT.COM | Ende - Gedung sekolah Dasar Inpres Paupanda 2, kelurahan Tanjung, Kecamatan Ende Selatan, Kabupaten Ende terancam ambruk akibat Abrasi. Hal ini diduga terjadi karena adanya gelombang pasang yang terjadi di laut Sawu sehingga menimbulkan kerusakan di pesisir pantai kelurahan Tanjung, Tidak hanya itu, gelombang air laut tersebut juga bahkan membuat tembok penahan di area sekolah tersebut tampak menggantung di atas permukaan tanah.

Selain Sekolah Dasar Inpres Paupanda 2, puluhan rumah warga juga terancam ambruk.

Nurmila, salah satu Warga kelurahan Tanjung saat ditemui Jurnalis POSTNTT.COM pada Rabu (10/06/20) mengatakan, tingginya gelombang air laut sudah berlangsung selama dua Minggu. Dan belakangan terlihat menimbulkan kerusakan pada tembok pembatas.

"Tidak biasanya gelombang air laut setinggi ini. Apalagi melewati tembok pembatas ini. Tetapi, sejak satu minggu ini air laut sangat tinggi dan menyebabkan kerusakan pada tembok pembatas," ungkap Nurmila.

Lebih lanjut, Nurmila menyampaikan harapannya agar pemerintah Kabupaten Ende secepatnya bisa membantu masyarakat setempat untuk memperbaiki tembok penahan yang rusak akibat gelombang air laut tersebut.


"Kami tentunya berharap agar pemerintah kabupaten Ende bisa membantu masyarakat di sini untuk memperbaiki tembok penahan yang kini rusak akibat gelombang air laut", ungkap Nurmila

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Ende, Vinsensius Sangu kepada POSTNTT.COM membenarkan hal tersebut.
Dikatakan Vinsensius Sangu, terjangan ombak yang cukup keras membuat tembok penahan rusak dan juga puluhan rumah warga terancam ambruk. Karena itu pula, kata Vinsensius Sangu, dirinya akan berkoordiansi dengan Pemerintah Kabupaten Ende agar persoalan tersebut secepat mungkin ditangani.

“Terkait laporan warga tersebut, kami akan berkoordiansi dengan Pemerintah kabupaten Ende agar hal ini bisa ditangani secepatnya," tutupnya.

 

Penulis : Ronal Degu

Baca Juga