Top Pick
Mantan Bupati Manggarai Ini Yakin Edi-Weng Paket Yang Tepat Pimpin Mabar Treetop Sediakan 200 Porsi Makanan Gratis Tiap Hari Garnita NasDem Mabar Bagikan 5000 Masker Gratis Tiba di Ruteng, Alm Dr. Deno Kamelus Langsung Disemayamkan di Rumah Pribadinya di Kelurahan Carep Segera Diresmikan Juni Mendatang, Terminal Multipurpose Labuan Bajo Berpotensi untuk Masyarakat Mabar Meski Hujan Deras Presiden Jokowi Tetap Tinjau Lumbung Pangan di Sumba Tengah

Bupati Edistasius Endi Meninjau Lokasi Kebakaran di Pasar Lembor

(Bupati Mabar, Edi Endi Bersama Unsur Forkompinda saat Tinjau Lokasi kebakaran di Pasar Lembor. Foto: ist)


POSTNTT.COM | LABUAN BAJO -  Pasar Lembor kembali Kebakaran untuk kedua kalinya. Peristiwa ini menyita perhatian banyak pihak khususnya bagi mereka yang mencari nafkah di pasar tersebut. Berdasarkan informasi yang ada, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 04.00 Wita dan menghanguskan setidaknya 209 stand pedagang.

Pada Jumat siang, melalui Kordinasi Kabag Humas dan Protokol Mabar, Rian Gampar, Bupati Edistasius Endi bergerak cepat.

Edistasius Endi bersama unsur Forkompinda yang dikawal anggota Satlantas Polres Mabar langsung meninjau lokasi di Kelurahan Tangge, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) dengan menggunakan mobil pada pukul 14.43 Wita pada Jumat (5/3/2021).

Unsur forkompinda yang ikut meninjau lokasi kebakaran di antaranya, Ketua DPRD Kabupaten Mabar, Martinus Mitar; Kapolres Manggarai Barat, AKBP Bambang Hari Wibowo, S.I.K., M.Si; Dandim 1612 Manggarai, Letkol Kav Ivan Alfa, S.Sos,; Perwakilan Kejari Mabar dan para pimpinan OPD Setkab Mabar.

Peristiwa kebakaran pertama dan kedua Pasar Lembor terjadi dihari dan tanggal yang sama dalam tahun 2021.

kebakaran pertama Pasar Lembor terjadi pada Jumat (5/1/2021) dan menghanguskan 7 ruko. Berdasarkan penyelidikan Polsek Lembor, kebakaran ini menelan kerugian Rp 1 milyar menelan.

"Saat ini pemeriksaan para saksi masih dilanjutkan, dan segera akan kita lakukan olah TKP untuk mencari penyebab pasti kebakaran. Kerugian Materil di perkirakan mencapai kurang lebih Rp 1.595.000.000," jelas Kapolres Manggarai Barat, AKBP Bambang Hari Wibowo, S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Lembor AKP Abdul Malik, S.H pada Senin (8/2/2021) lalu.

Peristiwa kebakaran kedua terjadi pada Jumat (5/3/2021) Akibatnya sebanyak 209 stand milik pedagang terbakar. Belum diketahui pasti penyebab kebakaran tersebut.

Menurut Camat Lembor, Pius Baut api dengan cepat menghanguskan stand pedagang.

"Api begitu cepat dan kejadian (kebakaran) tepat di pasar dan stand-stand yang terangkai ini terbakar," ujarnya.

Pius Baut menambahkan, saat itu masyarakat menggunakan peralatan seadanya untuk memadamkan api.

"Ditambah dengan angin, api cepat sekali, dengan peralatan sederhana masyarakat memadamkan api, ini belum selesai, masih beberapa titik yang belum selesai dipadamkan," jelasnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut dan penyebab kebakaran belum diketahui lanjut Pius Baut.

"Penyebab kebakaran belum diketahui, sementara diselidiki oleh polisi. Kami pun sementara evakuasi korban lainnya. Sekarang tinggal beberapa titik api masih dipadamkan," tutup beliau. (Edison Risal)


Halaman