Top Pick
Adaptasi Masa Pandemi, KemenkopUKM Gelar Pelatihan Pelaku UMKM Labuan Bajo Lumpuh Sejak Lahir, Anak Karolina Krisna Niken Butuh Bantuan BREAKING NEWS : 1 Pasien Asal NTT Positif COVID-19 Siap-Siap, Totalitas Kerja 3 Zodiak Ini Membawa Keberuntungan Besar Opini : Mutasi Jaksa Roy Riyadi Ditengah Menangani Perkara Lahan Bernilai 1,3 Triliun Tak Bisa Pulang Ende Karena Kehabisan Biaya, Orang Tua Aisyah Pasrah

Bupati Matim Resmikan Gedung BLKK Sanpio di Seminari St. Pius XII Kisol

POSTNTT.COM||BORONG-Pengguntingan pita mewarnai peresmian Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) Sanpio Seminari XII Kisol di Kelurahan tanah rata, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur.

Peresmian BLKK Sanpio Seminari XII Kisol itu, dilakukan oleh Bupati Agas Andreas, SH,M.Hum. Saat peresmian Bupati Agas yang didampingi ketua DPRD Matim Heremias Dupa, Praeses Seminari Pius XII Kisol, Romo Dionisius Osharjo, Pr, kadis Nakertrans Matim Ifridus Jahang, para Staf Ahli Bupati dan beberapa Anggota DPRD Matim.

Usai menggunting pita Bupati Agas langsung meninjau gedung Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) Sanpio.

Bupati Matim, dalam sambutannya mengatakan, kompleksitas ketenagakerjaan yang sering terjadi di berbagai daerah di Indonesia antara lain; upah yang rendah, tenaga kerja yang relatif rendah, persebaran yang tidak merata, kesempatan kerja yang masih terbatas, jaminan sosial yang rendah, pengangguran, dan kemiskinan.

Hak untuk mendapatkan pekerjaan adalah salah satu hak dasar setiap warga negara yang jelas tertuang dalam UUD 1945 pasal 27 ayat 2 dan pasal 28 D ayat 2. Dalam rangka melaksanakan amanat UU tersebut maka program pembangunan dilaksanakan harus mencakup lingkup ketenagakerjaan serta memperhatikan aspek penciptaan lapangan pekerjaan secara lebih terara dan tepat sasaran.

Kata Bupati Agas, BLKK yang saat ini diresmikan besok besok pasti akan digunakan oleh seluruh masyarakat Manggarai Timur. Untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja maka sangat diperlukan kebijakan yang terkait dengan pendidikan.

Dijelaskan, tersedianya tenaga kerja terdidik dan terampil merupakan salah satu sasaran dari pembangunan ketenagakerjaan, karena dengan meningkatnya tingkat pendidikan akan meningkat pula kualitas tenaga kerja sehingga akan lebih luas peluang pasar kerja yang akan ditempati.

"Tenaga kerja yang berkualitas otomatis akan dibutuhkan oleh berbagai pelaku usaha baik dalam maupun luar negeri", ungkapnya

Saat ini, ungkap Bupati Agas, kita membuat sebuah langkah besar dalam upaya pembangunan manusia di Kabupaten Manggarai Timur kita meresmikan peroperasian sebuah lembaga yang membantu masyarakat kita mengembangkan keterampilannya sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

"Pada hari ini kita secara resmi membuka balai latihan kerja komunitas sanpio yang merupakan hasil kerja sama Pemerintah Kabupaten Matim dengan kementerian tenaga kerja RI".

Besar harapan saya balai latihan kerja ini setiap tahunnya akan mencetak tenaga tenaga terampil yang akan membawa kesejahteraan kepada masyarakat Manggarai Timur.

Sementara itu, Praeses Seminari Pius XII Kisol, Romo Dionisius Osharjo, Pr dalam laporannya menjelaskan, gedung BLKK Sanpio yang akan diresmikan oleh Bapak Bupati adalah bantuan pemeritah kementerian Tenaga Kerja tahun 2019 dengan nilai anggaran sebesar Rp. 500 juta. Demikian juga alat-alat praktek untuk pelatihan adalah bantuan dari kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi senilai Rp. 300 juta (untuk peralatan praktikum las, kami terima dalam bentuk barang).

Sedangkan gedung BLKK ini dikerjakan sendiri oleh karyawan bengkel seminari. Gedung ini sudah selesai tahun 2019 yang lalu tetapi baru sekarang diresmikan. Dan hampir semua bantuan BLKK tahun 2019 di wilayah Nusra baru diremskinan dan mulai beroperasi pada tahun 2020 ini.

Demikian juga kegiatan palatihan yang dimulai hari ini, adalah program bantuan dari kementerian tenaga keria dan transmigrasi senilai Rp. 50 juta termasuk untuk pembelian pakaian praktek dan kelengkapan lainnya selama pelatihan. Program pelatihan ini berlangsung selama 240 jam, jadi sebulan penuh.

Mulai hari ini tanggal 13 juli dan berakhir pada tanggal 13 Agustus. Jadwal kegiatan pelatihan cukup padat dan lntensif. Setiap hari kegiatan mulal jam 7.30 pagi dan berakhir sampai jam 16.00, kecuali hari minggu.

Selama kegiatan berlangsung mereka makan siang di tempat kegiatan. Nginap di tempat masing-masing. lni karena BLK ini belum mempunyai asrama untuk pemondokan para peserta pelatihan.

Supaya tidak terlalu mengganggu kegiatan besar di seminari, maka BLK ini dibuatkan akte notaris sendiri seh'mgga bisa menjalankan kegiatannya secara otonom.

Kehadiran BLK Sanpio dan kegiatan yang dilakukan oleh BLK Sanpio di wilayah ini, kiranya bermanfaat untuk membantu masyarakat Manggarai Timur yang ingin meningkatkan ketrampilannya di bidang penglasan.

Di pihak lain, juga turut membantu pemerintah dalam menyiapkan tenaga kerja yang trampil di bidangnya dan diharapkan pula bisa menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat manggarai Timur, terutama kalau para peserta pelatihan vans ikut pelatihan di BLK ini, kalau sudah kembaIi ke tempat masimg- masing minimal bisa menciptakan lapangan keria untuk dirinya sendiri, dan diharapkan bisa menyerap juga tenaga kerja di tempat usaha yang mereka ciptakan.

Penulis: Iren Leleng


Halaman