Top Pick
Desa Ulu Dala, Maurole Ende Validasi Data Penerima BLT Pra Musda Golkar Mabar Ricuh Melalui Musyawarah, 22 Warga Desa Modo Dapat BLT Dana Desa Polsek Lembor menangkap Pelaku Pencurian Spare Part Mobil Warga Pulau Mesah Pasir Putih Turut Merasakan Dampak Covid-19 CERPEN: Alasan Cita-Cita Anak-Anak Menahkluk Gunung

Covid-19 berhasil menunda Pilkada Serentak 2020

POSTNTT.COM | Nasional - Faktor penyebaran Corona Virus disease 19 (Covid 19) di Indonesia terus meningkat tiap harinya. Alhasil, sejumlah agenda resmi pemerinah di tahun 2020 banyak yang terancam gagal. Salah satunya ialah pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak.

Kesepakatan penundaan pilkada itu diputuskan dalam rapat kerja Komisi II DPR RI bersama Mendagri Tito Karnavian, Ketua KPU Arief Budiman, Ketua Bawaslu Abhan, dan Plt Ketua DKPP Muhammad di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (30/3/2020).

Rapat yang dipimpin Ketua Komisi II Ahmad Doli Kurnia tersebut menghasilkan 4 point kesimpulan.

Pertama, melihat perkembangan pandemi covid 19 yang hingga saat ini belum terkendali dan demi mengedepankan keselamatan masyarakat, Komisi II DPR RI menyetujui penundaan tahapan pilkada serentak 2020 yang belum selesai dan belum dapat dilaksanakan.

Kedua, Pelaksanaan Pilkada lanjutan akan dilaksanakan atas persetujuan bersama antara KPU, Pemerintah dan DPR.

Ketiga, dengan penundaan pelaksanaan pilkada serentak 2020, maka Komisi II DPR RI meminta pemerintah untuk menyiapkan payung hukum baru berupa peraturan pemerintah pengganti Undang-Undang (PERPPU).

Terakhir, dengan penundaan pelaksanaan pilkada serentak 2020, komisi II DPR RI meminta kepada kepala daerah yang akan melaksanakan pilkada serentak 2020 merelokasi dana pilkada serentak 2020 yang belum terpakai untuk penanganan pandemi vovid 2019.

Meski telah menghasilkan keputusan penundaan secara resmi, namun belum diketahui secara pasti kapan pelaksanaan pemilu serentak digelar.

 

 

Penulis : Edi Risal