Top Pick
Gelar Yudisium Angkatan ke II, STKIP Simbiosis Ende, Cetak Serjana Olahraga dan Bahasa Inggris Mahalnya Rapid Test, Komisi III DPRD Berikan Tiga Rekomendasi Kepada Pemkab Ende Proyek Dermaga Multifungsi di Labuan Bajo Gunakan Material Ilegal Soal PSBB, Presiden Jokowi Minta Masyarakat Disiplin dan Ikuti Protokol Kesehatan Bantuan Untuk Mahasiswa Tak Kunjung Terima, IKALOM Minta Pemda Ende Jangan Umbar Janji Kabar Baik Untuk Mahasiwa, Telkomsel Hadirkan Solusi Perkuliahan Online Bagi Institusi Pendidikan di Wilayah Bali dan Nusra

Covid-19 berhasil menunda Pilkada Serentak 2020

POSTNTT.COM | Nasional - Faktor penyebaran Corona Virus disease 19 (Covid 19) di Indonesia terus meningkat tiap harinya. Alhasil, sejumlah agenda resmi pemerinah di tahun 2020 banyak yang terancam gagal. Salah satunya ialah pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak.

Kesepakatan penundaan pilkada itu diputuskan dalam rapat kerja Komisi II DPR RI bersama Mendagri Tito Karnavian, Ketua KPU Arief Budiman, Ketua Bawaslu Abhan, dan Plt Ketua DKPP Muhammad di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (30/3/2020).

Rapat yang dipimpin Ketua Komisi II Ahmad Doli Kurnia tersebut menghasilkan 4 point kesimpulan.

Pertama, melihat perkembangan pandemi covid 19 yang hingga saat ini belum terkendali dan demi mengedepankan keselamatan masyarakat, Komisi II DPR RI menyetujui penundaan tahapan pilkada serentak 2020 yang belum selesai dan belum dapat dilaksanakan.

Kedua, Pelaksanaan Pilkada lanjutan akan dilaksanakan atas persetujuan bersama antara KPU, Pemerintah dan DPR.

Ketiga, dengan penundaan pelaksanaan pilkada serentak 2020, maka Komisi II DPR RI meminta pemerintah untuk menyiapkan payung hukum baru berupa peraturan pemerintah pengganti Undang-Undang (PERPPU).

Terakhir, dengan penundaan pelaksanaan pilkada serentak 2020, komisi II DPR RI meminta kepada kepala daerah yang akan melaksanakan pilkada serentak 2020 merelokasi dana pilkada serentak 2020 yang belum terpakai untuk penanganan pandemi vovid 2019.

Meski telah menghasilkan keputusan penundaan secara resmi, namun belum diketahui secara pasti kapan pelaksanaan pemilu serentak digelar.

 

 

Penulis : Edi Risal