Top Pick
Komunitas Anak St. Andreas Borong bermain dan belajar di Kantor Bupati Manggarai Timur Keren! Inilah Gerakan 1000 Masker Kain Oleh Alumni Teknik Pertambangan Undana Kupang Pilkada ditunda, Pengawas Adhoc Manggarai Barat dinonaktifkan sementara Garda NTT Bagi Sembako Ke Mahasiswa di Jakarta Orderan Grabfood di Labuan Bajo meningkat ditengah pandemi Covid-19 Rusak Parah, Warga di Pulau Ini Minta Pemerintah Bangun Dermaga Baru

Didesak Dibatalkan, Dukungan Terhadap Paket Edi-Weng Terus Mengalir

POSTNTT.COM | Labuan Bajo - Helatan Pilkada Kabupaten Manggarai Barat kian memanas. Tanggapan dan masukan ke KPU terkait pasangan calon cukup banyak. Tidak tanggung, 83 tanggapan 'menyerang' ke empat pasangan calon Kepala daerah di kota Super Prioritas itu.

Tidak sampai disitu. Pasca pendaftaran juga diwarnai 'intervensi' LSM. Sebut saja LPPDM yang melalui pemberitaan mendesak KPU untuk membatalkan pencalonan EE karena dinilai melanggar UU seperti yang tertuang melalui pemberitaan https://www.swarantt.net/marsel-ahang-kpud-mabar-segera-mencoret-atau-diskualifikasi-calon-bupati-edistasius-endi/.

Seruan dan desakan pembatalan akan majunya Edistasius Endi di Pilkada Mabar justru menggairahkan para relawan dan simpatisan untuk tetap mendukung paket Edi-Weng.

Selain itu, aliran dukungan juga mengalir ke paket ini. Kali ini, datang dari kelompok Muda yang menamakan diri Muda-Mudi Menangkan (M3) Edi-Weng.

M3 Edi-Weng merupakan kelompok Muda-Mudi asal Manggarai Barat yang saat ini berada di Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai.

Kepada media ini, Riky Ketua M3 Edi-Weng mengatakan timnya akan bekerja keras memenangkan paket Edi-Weng.

"M3 yang beranggotakan 134 orang akan siap bekerja keras untuk mengkawal dan memenangkan paket Edi-Weng. 134 orang ini akan bekerja maksimal untuk mencari dukungan di tengah masyarakat," katanya.

Perihal pemberitaan desakan LSM ke KPU untuk membatalkan paket Edi-Weng, Riky mengingatkan agar KPU tidak mudah dintervensi oleh pihak luar yang memiliki kepentingan politik untuk calon tertentu.

"KPU cukup jalankan saja amanah UU sebagai penyelenggara. Teknis pelaksanaan Pilkada telah diatur melalui PKPU. Jalankan itu," tegasnya.

 

 

Baca Juga