Top Pick
Liang Ndara, Desa Wisata Budaya Yang Memikat Hati Keluarga Besar Anak Muda Satarmese Makassar, Gelar Deklarasikan Dukungan Paket H2N Desa Liang Ndara Resmi menjadi Salah Satu Desa Wisata Berkelanjutan di Indonesia Tenaga Medis PKM Lawir Diduga Abaikan Pasien, Ini Penjelasan Kepala Puskesmas Layani 320 Nelayan, SPBU Milik Pemkab Butuh Pembenahan Polisi Bekuk Pelaku Curanmor di Ende, Pelakunya Anak di Bawah Umur

Forum Penyelamat Pariwisata di Labuan Bajo Gelar Aksi Tolak Pembangunan Sarpras di Pulau Rinca

POSTNTT.COM | Labuan Bajo - 
Forum Masyarakat Peduli dan Penyelamat Pariwisata Manggarai Barat (Formapp), menggelar aksi demonstrasi pemenolakan pembangunan Sarana dan Prasarana (Sarpras) di kawasan Loh Buaya, Pulau Rinca pada Kamis (6/08/2020).

Aksi FORMAPP Manggarai Barat yang tergabung dari berbagai unsur pelaku wisata dan pencinta konservasi, dengan tegas menyatakan penolakan terhadap pembangunan sarana dan prasarana (sarpras) berupa bangunan Geopark, oleh Kementrian PUPR di kawasan Loh Buaya Pulau Rinca, dan izin investasi Bisnis Swasta oleh Kementerian LHK di dalam kawasan TN Komodo.

"Kami perlu ingatkan kembali bahwa penolakan terhadap pembangunan ini sudah kami sampaikan berkali-kali, termasuk lewat unjuk rasa yang melibatkan lebih dari 1000 anggota masyarakat di Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) dan Badan Otorita Pariwisata (BOP) Labuan Bajo, Flores pada tanggal 12 Februari 2020. Namun sejak saat itu hingga sekarang, kami belum mendapatkan jawaban dari otoritas yang berwewenang terkait dengan tuntutan kami," ungkap Aloysius Suhartim kepada media POSTNTT.COM pada Kamis pagi di Labuan Bajo.

"Atas dasar itu, pada hari ini, kami sekali lagi perlu menyampaikan alasan-alasan penolakan kami terhadap rencana pembangunan ini," katanya. (ER)

 


Halaman