Top Pick
Meski Sudah Ditetapkan Sebagai Tersangka, Bupati Dulla Belum Ditahan Para Buruh Mengeluh Upah Bongkar – Muat Barang Kapal Tidak Dibayar Melihat Potensi Ekonomi pada Pengelolaan Sampah di Masa Pandemi Stakeholder di Mabar Nyatakan Sikap Pasca Bom Bunuh Diri di Makasar Bupati dan Wabup Matim Terima Suntikan Tahap Satu Vaksin Covid-19 Program Indonesia Terang PJU-TS Akan Tiba di Daerah Pelosok Pedesaan NTT

Indonesia Tertinggal Jauh, Mendikbud Tegaskan Sekolah Tatap Muka Dibuka Juli Mendatang

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim. Foto: ist

 

POSTNTT.COM | JAKARTA - Semenjak merebaknya Covid-19, Pendidikan di tanah air berdampak sangat besar. Pasalnya, tahun 2020 lalu aktivitas pembelajaran dilaksanakan secara daring (online). Hingga kini pun Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) masih berlanjut. Sekolah tatap muka menjadi sebuah kerinduan bagi segenap civitas akademika.

Melihat ini, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengungkapkan bahwa Indonesia tertinggal untuk memulai pembelajaran secara langsung di sekolah.

Dengan tegas Nadiem mengatakan komitmen pemerintah mendorong sekolah tatap muka dengan menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri Tentang Panduan Penyelenggaraan di Masa Pandemi Covid-19.

Dalam pers Virtualnya pada Selasa (30/3/2021), Nadiem menegaskan ketertinggalan Indonesia dalam melaksanakan sekolah tatap muka cukup besar bila dibandingkan dengan sebagian negara Asia lainnya yang sudah melaksanakan pembelajaran secara langsung.

"Kita ketinggalan dari negara lain. Sebanyak 85% negara di Asia Timur dan Asia lainnya sudah melakukan sekolah tatap muka," ujarnya Nadiem.


Halaman