Top Pick
Dua Kelompok Tani Kecamatan Maurole Ende, Terima Bantuan Pupuk dari DPR RI Mahasiswa Nusa Lontar Kupang Bagikan Masker Gratis LMND DN Eksekutif Kota Kupang Kecam Tindakan Represif Aparat Kepolisian Polres Kupang Kota Suhu badan tak Normal, 4 Penumpang Kapal di Reok akan diperiksa di RSUD Ruteng Kememparekar Gelar Bimtek Pemasaran Ekomomi Kreatif Lagi, Lampu Underwater Monumen Pancasila Ende Digasak Pencuri

Kades Ngkiong Dora: BLT DD Diperpanjang lagi

(Dari kiri ke kanan ; Kepala Desa Ngkiong Dora dan Ketua BPD Desa Ngkiong Dora. Foto : Iren Leleng)

 

POSTNTT.COM | BORONG - Pemerintah Desa Ngkiong Dora kecamatan Pocoranaka Timur, Manggarai Timur, gelar penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) dana desa (DD) Tahap akhir, T.A 2020, bertempat di kantor desa Ngkiong Dora, Rabu (14/10/2020).

Hadir dalam kegiatan ini Delegasi Camat Pocoranaka Timur, dan pendamping lokal desa (PLD).

Kepala desa Ngkiong Dora, Fransiskus. W. Findoro, saat diwawancarai Jurnalis POSTNTT.COM menjelaskan bahwa sejauh ini, jumlah KK miskin desa Ngkiong Dora yang terdata sebanyak 203 KK. Dan setelah diverifikasi, data KK yang tercover BLT DD sebanyak 112 KK dan yang tidak tercover BLT DD telah didata untuk menerima bantuan pangan nontunai (BPNT) dan PKH.

"Dari 112 KK yang terdata sebagai penerima manfaat pada BLT tahap satu, yang pagu Rp.600.000, pas pada tahap dua, jumlah data yang terima BLT diperkurang lagi menjadi 111 KK, karena baru baru selesai pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), sebelumnya BPD yang terpilih terakomodir BLT," ujar Frans

"Mereka yang tidak tercover BLT DD telah didata sebagai penerima BPNT susulan telah disalurkan," ungkap Kades Frans.

Dikatakan Frans, untuk kegiatan pembangunan fisik desa Ngkiong Dora akan ada pengurangan dan juga ada pengurangan volume pekerjaan.

Pasalnya, penyaluran BLT DD diperpanjang lagi sampai bulan Desember.

Hal itu katanya, berdasarkan instruksi Permendes No.14 tahun 2020, tentang perpanjang BLT.

Lebih lanjut, Kades Ngkiong Dora menghimbau masyarakat setempat yang telah menerima BLT, baik dari tahap I maupun tahap II agar digunakan untuk kepentingan rumah tangga.

"Uang BLT ini bukan untuk beli tuak dan mabuk-mabukan ataupun perjudian, seperti halnya kupon putih online yang sedang marak di kecamatan Pocoranaka Timur," tegas Kedes Frans. (Iren Leleng).

 

 

Baca Juga