Top Pick
Terkait Indikasi Tidak Netralnya ASN di Pilkada Mabar, Bawaslu Sarankan Masyarakat Lapor Resmi Pemdes Siru Teken MoU KUR Pertanian Bersama BNI Panorama Memikat, Berikut 7 Danau Yang Wajib Ada Dalam Daftar kunjungan Liburan Hidupkan Gerakan Ekonomi Sirkular di Pulau Komodo, Le Minerale Gandeng IWP dan ADUPI Curi Hp Milik Pelajar, Pencuri di Labuan Bajo Ditangkap Kemenparekraf Gelar Sosialisasi Kebijakan Protokol Kesehatan Kepada Pelaku Parekraf Mabar

Krisis Kesehatan, BPJS Siap Hadapi Tantangan

(para anggota Dewan Pengawas sekaligus Direksi BPJS Kesehatan yang dilantik oleh Presiden Joko Widodo. Foto: ist)

 

POSTNTT.COM | JAKARTA- Krisis kesehatan yang melanda Indonesia merupakan sebuah tantangan tersendiri bagi para pekerja di sektor kesehatan nasional maupun pemerintah dan semua pihak. Pandemik menyebabkan permasalahan kesehatan semakin kompleks ditambah dengan persoalan kesehatan mendasar lainnya yang masih perlu diperhatikan khusus serta menjadi tugas besar banyak pihak.

Achmad Yurianto menegaskan bahwa pihaknya akan bekerja lebih keras untuk menghadapi tantangan dan permasalahan di bidang kesehatan. Hal tersebut dikatakannya setelah baru saja dilantik menjadi Ketua Dewan Pengawas Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan oleh Presiden Joko Widodo pada, senin (22/2/2021).

"Tugas berat harus segera kami jalankan karena BPJS Kesehatan ini adalah bagian dari upaya pemerintah untuk membangun sistem kesehatan dan kesehatan secara nasional. Tentunya dengan bekerja lebih keras lagi karena tantangan kita hadapi ke depan tidak semakin ringan, tetapi semakin kompleks," ujar Achmad Yurianto selepas prosesi pelantikan.

Yuri memohon doa dan dukungan semuapihak  dan juga menyatakan bahwa pihaknya akan terbuka terhadap setiap masukan agar pekerjaan mereka ke depan menjadi lebih baik.

Senada dengan itu, Ali Ghufron Mukti mengatakan bahwa pihaknya ingin berfokus dalam meningkatkan kualitas layanan di antaranya melaui inovasi teknologi yang lebih memudahkan dan mempercepat. Beliau juga baru dilantik oleh Presisden sebagai Direktur Utama BPJS Kesehatan pada, , senin (22/2/2021).

"Kami ingin meningkatkan dan fokus kepada kualitas layanan sehingga kualitas akan meningkat. Keseluruhan dari customer journey akan kita tingkatkan dengan inovasi teknologi sehingga antrean tidak lagi sekitar enam jam, tetapi bisa lebih cepat," jelas Ali.

Selain itu, Ali juga ingin mewujudkan peningkatan kepesertaan terhadap BPJS Kesehatan serta menanam dan menumbuhkan rasa memiliki antara semua pihak yang berkepentingan untuk mewujudkan Jaminan Kesehatan Nasional terbaik di masa mendatang. (Edison Risal)

Baca Juga