Top Pick
Pemdes dan Gereja Deutosoko Barat Ende Konsisten Mencegah Penyebaran Covid-19 Keluarga Almarhum Pasien Pertama yang Dikubur Melalui Protap Covid-19 Datangi Kantor Bupati Mabar Pemda Matim Akan Launching Penyaluran Bantuan Mahasiwa diluar Daerah Lumpuh Total Akses Transportasi, Longsoran di Wolokoli - Wolowaru Butuh Perhatian Khusus Pemkab Ende Libur Cuti Bersama Disdukcapil Ende Tetap Melakukan Pelayanan Kepada Masyarakat Ini Respon Kapolri Terkait Covid-19 Saat Menghadiri Dies Natalis HMI ke-74  

Peduli Covid-19, STKIP PI Makassar Salurbkan Bantuan Sembako Untuk Mahasiwa

POSTNTT.COM | Makassar - Berhubung Kota Makassar telah memberlakukan Pembatasan Sosial berskala besar (PSBB) yang merupakan pembatasan kegiatan tertentu dalam suatu wilayah untuk menanggulangi penyebaran virus corona disease (Covid-19) yang masih mewabah saat ini, pemberlakuan PSBB di Makassar sejak 24/04/2020.

Salah satu lembaga perguruan tinggi swasta Yayasan Pembangunan Indonesia-Makassar, Sekolah Tinggi keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP-PI), bentuk tim relawan dosen peduli covid-19.

Menghadapi PSBB, STKIP-PI ambil langkah tegas sebagai bentuk kepedulian terhadap mahasiswanya untuk memberikan bantuan sosial berupa sembako.


Kordinator relawan dosen STKIP-PI peduli Covid-19, Surahman Nur, S.Pd., M.Pd saat dihubungi wartawan kamis (07/05), menjelaskan bahwa penggalangan bantuan bagi Mahasiswa STKIP-PI Makassar sangat perlu dilakukan melihat dampak covid-19 Sangat luas dan besar.

Kata dia, bantuan yang dialurkan sebagai bentuk kepedulian birokrasi kampus bagi mahasiwa yang sedang mengalami kekurangan.

"Utamanya bagi Mahasiswa kami. Salah satu caranya adalah dengan menggalang donasi dari internal kampus, dalam hal ini para Dosen, Staf dan Pimpian kampus STKIP-PI Makassar," ujarnya.

Lanjutnya yang mendapatkan bantuan sembako itu didominasi oleh mahasiwa NTT.

"Karena di kampus kami, mahasiswanya sebagian besar dari Nusa Tenggara Timur (NTT)," tambahnya.

Hal senanda disampaikan oleh Ketua STKIP-PI Makassar Dr. Muh. Yunus, M.Pd, mengatakan selama lima hari pendataan dan penggalangan donasi, pihaknya telah berhasil memenuhi target sesuai dengan yang telah direncanakan.

"Donasi ini bersifat internal kampus untuk membantu, serta mengurangi beban hidup dari segi pangan bagi mahasiswa kami," tegas Dr. Muh. Yunus

Bantuan itu dialurkan untuk semua mahasiswa STKIP-PI yang masih bertahan di Makassar, dan sumber dananya swadaya dari dosen STKIP-PI

 

Penulis: Iren Leleng

Baca Juga