Top Pick
Beredar Screenshot Percakapan di Group WA, Sejumlah ASN di Mabar Diduga jadi Timses Sebar Hoax Terkait Covid, Ibu Rumah Tangga Di Labuan Bajo ini Harus Berurusan Dengan Kepolisian PemCam Maurole Ende, Bagi Masker Gratis Di Kawasan Pasar Skor MCP Sangat Rendah, KPK Dorong Pemkab Mabar Lakukan Koordinasi Berkelanjutan Heboh Isu Dua Anak Diculik di Lembor, Polisi: "Mereka Bohong karena Takut Dimarah" Satpol PP Mabar Tangkap Hewan Berkeliaran di Jalan

Pemda Matim Gelar Pelatihan Wirausaha untuk 333 THL yang Diberhentikan

(para peserta THL di Matim saat mengikuti pelatihan wirausaha. foto: Iren Leleng)

POSTNTT.COM | BORONG - Sebanyak 333 orang Tenaga Harian Lepas (THL) yang dirasionalisasi pada tahun 2021, akan mendapatkan modal usaha senilai 15 Juta. Sebelum menerima modal usaha, 333 THL mendapatkan pelatihan kewirausahaan bertempat di aula Sekda Matim, Senin (01/03/2021).

Kegiatan tersebut difasilitasi oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Nakertrans), Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Dinas Sosial Matim.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Sekda Matim Ir. Boni Hasudungan Siregar, Kadis Nakertrans Matim Alfridus Jahang, Kadis Koperindag Matim Fransiskus Petrus  Sinta, Sekretaris Dinas Sosial Sarjudin dan Kabid Diklat Mikael Dopu.

Sesuai aturan protokol kesehatan maka kegiatan ini dibagi dalam dua sesi. Sesi pertama, diikuti 120 peserta dan sesi kedua, diikuti 113 peserta.

Dalam sambutan Sekda Matim Ir. Boni Hasudungan Siregar menyampaikan permohonan maaf kepada 333 Tenaga Harian Lepas (THL) yang dirumahkan. kegiatan tersebut sebagai bentuk perhatian dan tanggung jawab Pemda Matim kepada mereka.

Dijelasknnya, Pemda Matim sudah menyiapkan sebuah modal usaha sebesar Rp15.000.000 per orang untuk dapat mengembangkan usahanya sesuai minat mereka masing-masing.

Sekda  Boni menambahkan, dana Rp15.000.000 ini secepatnya diterima peserta THL. Harapannya dana ini bisa digunakan untuk mengembangkan usaha mereka.

Kadis Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Matim Fransiskus Petrus Sinta turut menyampaikan bahwa Pemda Matim akan memberikan modal usaha kepada mereka senilai Rp15.000.000 per orang dan proses pencairan dilakukan secara serentak.

Fransiskus  melanjutkan, sumber dana yang diperoleh peserta THL, berasal dari dana APBD II. Adapun persyaratanya yakni, KTP dan nomor rekening sehingga pada saat pencairan dana ini langsung masuk ke rekening.

"Setiap jenis  usaha yang mereka ajukan harus disertai dengan persyaratanya masing-masing", ungkap Fransiskus

Dikatakan  Fransiskus, pencairan dana tersebut tanpa adanya potongan. Dana ini mereka dapat secara tunai ke rekening.

Sementara itu, Kadis Nakertrans Matim Alfridus Jahang menyampaikan apresiasi kepada Pemda Matim karena sudah menyiapkan modal usaha kepada 333 Tenaga Harian Lepas (THL)  yang dirumahkan awal tahun 2021.

"Ini salah satu langkah yang baik untuk mereka dapat mengembangkan usaha mereka sesuai bakat mereka masing-masing. Semoga modal usaha yang diberikan ini dapat digunakan dengan baik", harapnya.

Selain itu, Sekretaris Dinas Sosial Matim, Sirajudin menjelaskan 333 Tenaga Harian Lepas (THL)Matim yang dirumahkan ini akan mendapatkan Jaminan Kesehatan Daerah (JAMKESDA) berupa BPJS kesehatan dan pembayaran akan ditanggung sepenuhnya oleh Dinas Sosial setiap bulan.

Kata Sirajudin, yang mendapatkan jaminan ini hanya untuk pelaku usaha yang betul-betul warga Manggarai Timur dan memiliki KTP dan Kartu Keluarga (KK) Manggarai Timur untuk peserta di luar Manggarai Timur tidak mendapatkan Jamkesda.

 

(Iren Leleng)

 

 


Halaman