Top Pick
Anggota DPRD PBB Sumbang Sembako untuk Warga Pulau PT Asia Dinasty Sejahtera Ende Kantongi Izin Usaha   Cegah Covid-19, Kapolres Mabar Imbau Warga Tak Mudik Lebaran Telkomsel Perkuat Kualitas Jaringan 4G LTE Guna Mendukung Kebangkitan Industri Pariwisata di Kawasan Mandalika dan Labuan Bajo Mahasiswa Nusa Lontar Kupang Bagikan Masker Gratis Golkar Mabar Usung Paket Edi-Weng

Pemdes Colol Gelar Peresmian dan Syukuran Poskesdes

(Kegiatan peresmian Poskesdes tetap mengikuti Protokoler Kesehatan. Foto : Iren Lelang)


POSTNTT.COM | Borong - Pemerintah Desa Colol, Kecamatan Pocoraka Timur Manggarai Timur, gelar serah terima operasional dan syukuran peresmian pemanfaatan bangunan Pos Kesehatan Desa (Poskesdes), Sabtu (17/10/20).

Syukuran dan peresmian Poskedes tersebut dilakukan oleh Kepala Desa Colol, Kepala UPTD Puskesmas Colol, tokoh agama, tokoh pendidikan, toko adat beserta tokoh masyarakat.


"Kami atas nama UPTD Puskesmas Colol mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi Pak kades beserta jajaranya, yang mengalokasikan anggaran dari dana desa, untuk pembangunan Poskesdes ini," kata Kepala UPTD Puskesmas Colol Maria G. V. Edel dalam sambutanya.

Katanya, selama ini dari 7 desa wilayah kerja Puksesmas Colol, hanya di Desa Colol saja yang belum ada Poskesdes.

"Kita bersyukur, sekarang di Desa Colol suda ada Poskedes," lanjutnya.

Dana Desa, kata dia, dimungkinkan dan dialokasikan untuk pembangunan Poskesdes. Banyak lagi yang bisa dibangun dari dana desa misalnya  untuk produk unggulan kampung, berkebun, pengembangan badan usaha milik kampung, sarana olahraga termasuk pembangunan infrastruktur.

Untuk pengadaan Alat kesehatan (Alkes), kata edel, akan difasilitasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur (Dinkes Matim).

"Kami akan komunikasikan untuk pengadaan alkes ke Dinkes. Untuk sementara pengadaan alkes, obat-obatan, masih disuport oleh UPTD Puskemas," ujar Edel.

Lebih lanjut ia menjelaskan, untuk perekrutan tenaga medis yang bertugas di Poskesdes, dari UPTD Puskesmas ada 8 orang.

"Untuk petugas medis yang sukarela, ada tiga orang, kami mohon kepada Pemerintah desa Untuk didanai," jelas Edel.

Dirinya berharap dengan diremsikan Poskesdes ini dapat meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat demi menciptakan masyarakat yang sehat jasmani dan rohani.

"Harapan saya setelah poskesdes ini diresmikan masyarakat Desa Colol jika mengalami gangguan kesehatan, dapat berobat di Poskesdes ini," tutup Edel

Sementara itu Kepala Desa Colol, Falens Tombor dalam sambutannya kegiatan serah terima Poskesdes merupakan amanah UU No 6 tahun 2014 melalui intruksi Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) tentang prioritas penetapan pembagunan yang bersumber daru Dana Desa (DD).

Kata Falens, untuk pengadaan Pos Kesehatan Desa (Poskesdes), anggaran Dana Desa (DD) tahun 2019.

"Poskesdes ini alokasi Dana Desa, Tahun Anggaran (TA) 2019 dengan pagu dana 400 juta," ujarnya.

Dikatakannya, Pemerintah Des Colol akan akan menganggarkan Dana Desa untuk gaji petugas kesehatan desa yang sebelumnya berstatus tenaga suka rela.

"Angggaran Dana Desa (DD) untuk gaji 3 tenaga kesehatan. Diantaranya 2 tenaga Bidan dan 1 tenaga Gizi," tutup Falens.

Sementara itu salah satu masyarakat yang enggan dimediakan namanya, dirinya apresiasi karena pengadaan Poskesdes merupakan salah satu sarana penunjang bagi masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang cepat dan terjangkau.

"Poskesdes merupakan salah satu sarana penunjang bagi kami sebagai masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang cepat dan terjangkau," ujarnya Kepada Wartawan. (Iren Leleng)

 

 

Baca Juga