Top Pick
Solideritas Wartawan Ende- Flores Kecam Penikaman Wartawan di Sulbar Guru Honorer di Ende, Usia diatas 35 Tahun Berjuang Jadi PNS Tanpa Tes Ini Respon Organisasi Perempuan dan Pemerhati Hak Perempuan dan Anak Terhadap Kasus Promosi Perkawinan Anak Lagi, DPD II Partai Golkar Mabar Salurkan Bantuan Sembako dan Makanan Tambahan Bagi Ibu Hamil HPN 2021 : Martin Mitar Ungkap Peran dan Fungsi Strategis Pers di Manggarai Barat Curi Hp Milik Pelajar, Pencuri di Labuan Bajo Ditangkap

Presiden Bersama Sejumlah Perwakilan Asosiasi Profesi Gelar Diskusi Pembangunan Ibu Kota Baru

Presiden Joko Widodo bersama perwakilan dari sejumlah asosiasi profesi di bidang arsitektur, perencanaan, hingga lingkungan hidup melakukan pertemuan di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis, 15 April 2021. Foto: ist

 

 

POSTNTT.COM | JAKARTA - Presiden Joko Widodo bersama perwakilan dari sejumlah asosiasi profesi di bidang arsitektur, perencanaan, hingga lingkungan hidup melakukan pertemuan di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis, 15 April 2021. Bersama tujuh asosiasi profesi yang hadir, Kepala Negara bersama para menteri terkait mendiskusikan soal pembangunan ibu kota baru.


Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa, dalam keterangannya di Kantor Presiden, Jakarta, pada Kamis, 15 April 2021, selepas pertemuan, mengatakan dalam pertemuan Jokowi menyatakan pemerintah sangat terbuka dengan semua gagasan pembangunan ibu kota baru. Bentuk partisipasi atau gagasan sekecil apapun, kata dia, akan menjadi perhatian pemerintah.


"Tadi kami bersama Bapak Presiden Republik Indonesia telah menerima para ikatan ahli profesi, dalam hal ini dari semua disiplin keilmuan di bidang arsitektur, perencanaan, _regional planning_, hingga lingkungan hidup yang semuanya adalah di sektor keinsinyuran," ujar Suharso Monoarfa.

Suharso melanjutkan, Presiden Jokowi telah mendengar semua masukan dari peserta diskusi yang hadir untuk dijadikan pertimbangan. Presiden juga mengundang para ahli untuk ikut serta duduk di Badan Otorita Ibu Kota apabila itu nanti sudah terbentuk. Pemerintah sangat terbuka dengan semua gagasan yang disampaikan secara konstruktif untuk pembangunan ibu kota baru ke depannya. Bentuk partisipasi atau gagasan sekecil apapun akan menjadi perhatian pemerintah.

"Bapak Presiden telah mendengar dengan saksama seluruh masukan itu untuk dijadikan pertimbangan dan bahkan Bapak Presiden mengundang para ahli ini untuk ikut serta duduk di Badan Otorita Ibu Kota apabila itu nanti sudah terbentuk. Setidak-tidaknya bisa memberikan rekomendasi tentang segala hal yang terkait dengan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan ibu kota negara," ucapnya.


Halaman