Top Pick
Pihak Sekolah Apresiasi Kemekominfo RI Perihal Bantuan Wifi Gratis 13 SMP Di Matim Diduga Tilep Anggaran BOK, Inspektorat Diminta Periksa Kapus Lawir dan KTU Puskesmas HPN 2021 : Martin Mitar Ungkap Peran dan Fungsi Strategis Pers di Manggarai Barat Sambut HUT RI, BOPLBF dan Dispar Mabar Lakukan Gerakan BISA di Desa Komodo   Merebaknya Judi Togel di Manggarai Barat Pengadilan Tipikor Kupang Gelar Sidang PS Sengketa Aset Pemda Mabar

Program Indonesia Terang PJU-TS Akan Tiba di Daerah Pelosok Pedesaan NTT

POSTNTT.COM|BOGOR - Program Indonesia terang melalui program Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS) akan menyasar di daerah pelosok pedesaan yang memang benar-benar sulit dijangkau oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) di seluruh Indonesia.

Direktur Utama PT. Imza Rizki Jaya, HJ. Rizayanti SH,.M.H kepada media ini mengungkapkan, pemasangan PJU tenaga surya tersebut dilakukan karena masih banyak desa pelosok di Indonesia yang belum tersenyum penerangan.

Sehingga melalui program Indonesia terang dirinya berharap daerah pelosok yang belum teraliri listrik tersebut bisa merasakan penerangan dengan keberadaan PJU tenaga surya.

"Kita ingin membantu program pemerintah, terutama bagi masyarakat pedesaan dengan bantuan PJU tenaga surya," kata dia.

Dia menambahkan, pemasangan lampu PJU tenaga surya dilakukan kerja sama dengan pemerintah daerah (Pemda) setempat.

Kata Rizayanti, PT. Imza Risky Jaya membuka peluang selebar-lebarnya ke masyarakat yang ingin daerahnya di pasang lampu tenaga surya.

"Program PJTUS ini murni dikelola pihak swasta di bawah naungan PT.Imza Rizky Jaya, yang juga penggagas program Indonesia Terang Benderang," ujar Rizayanti usai gelar kegiatan pemantapan dan penataran teknis pekerjaan pemasangan lampu PJU-TS, Bogor, 27/01/2021

Sementara itu Direktur Utama CV. Putra Redong Agustinus Gebos, melalui Blasius Ngedo sebagai pengadaan dan penanggung jawab kabupaten manggarai dan Manggarai Timur, mengungkapkan untuk wilayah NTT, masih banyak berada dalam kondisi gelap. Dengan adanya program PJU-TS diharapkan dapat meningkatkan laju akselerasi rasio elektrifikasi yang memang masih rendah.

Menurut dia, lampu PJU tenaga surya memiliki tinggi sekitar enam meter. Sehingga lebih cocok untuk dipasang di daerah pedesaan, jalan pedesaan, perumahan dan daerah yang memang tidak dijangkau penerangan dari PLN.

"PJU-TS adalah lampu penerangan jalan yang menggunakan cahaya matahari sebagai sumber energi listriknya. Lampu PJU-TS ini sangat cocok digunakan untuk jalan-jalan di daerah-daerah yang belum terjangkau oleh listrik PLN dan juga daerah-daerah yang mengalami krisis energi listrik terutama di daerah terpencil karena sifatnya yang stand alone," jelas Sius.

Keunggulan dari lampu PJU Tenaga Surya ini adalah tidak menggunakan pembangkit listrik. Cahaya lampu dihasilkan dari energi matahari. Meskipun demikian, bukan berarti tidak memiliki kelemahan.

Program PJU-TS yang dijalankan Yayasan Komunitas Kritis Indonesia (YKKI) dengan PT. Imza Rizky Jaya telah melaksanakan rapat pemantapan dan penataran teknis pekerjaan pemasangan lampu PJU-TS, dengan mitra kontraktor. Bogor, 27/01/2021.

Kata Blasius untuk wilayah NTT yang mendapatkan program ini sebanyak 6 kabupaten/kota, yaitu, Manggarai Timur, Manggarai, Mabggarai Barat, Flores Timur, Nagekeo, dan Kupang.

Ia menambahkan untuk 2 wilayah kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur, dipasang oleh CV. Afgro Putra dan CV. Pongkos Karza.

"Untuk kabupaten Manggarai sudah berjalan dan sudah terpasang tepatnya di Kecamatan Wae Ri'i dan 3 kelurahan di kecamatan Langke Rembong, yaitu Kelurahan Wali, Compang Tuke, dan Karot. Sedangkan untuk Manggarai Timur di kecamatan Pocoranaka tepatnya di kelurahan Mandosawu masih survei," ujar Blasius. (Iren Leleng).


Halaman