Top Pick
MA Tolak Kasasi yang Diajukan Maria Geong dan Silverius Sukur Satu Warga Manggarai Meninggal Tertimbun Pasir Usai Aksi Demo Jilid II, GMNI dan PMKRI Dialog dengan Bupati Matim Minggu Palma di jalan, Umat Katolik NTT Menangis Ingin pulang ke Gereja Pria di Matim Dikeroyok Tiga Orang Hingga Babak Belur  Gelar Mediasi, Kasus Salesius Medi dan Kristin Carvallo Berakhir Damai

SMAN 1 Borong Luncurkan Majalah Sekolah: Ramuh Karakter, Gemakan Kecakapan Literasi

Saat penyerahan majalah sekolah bertajuk “The Voice Of Smansa Borong" dalam apel bendera peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2021 tingkat SMA Negeri 1 Borong di halaman sekolah, pada Senin (3/5/2021). Foto: Iren Leleng


 

POSTNTT.COM | BORONG -  Segenap Civitas Academica SMA Negeri 1 Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Flores, NTT menerbitkan majalah sekolah bertajuk “The Voice Of Smansa Borong." Penandaan terbitnya majalah sekolah digabungkan dalam apel bendera peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2021 tingkat SMA Negeri 1 Borong di halaman sekolah, pada Senin (3/5/2021).

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Borong, Ferdinandus Fifardin, S.Pd, dalam sambutannya, menyampaikan  apresiasinya kepada segenap guru-guru dan pembina Osis. Sebab keseriusan berliterasi di sekolah itu telah menghasilkan produk yang lebih bernilai.  

Dia menjelaskan, gerakan literasi yang ditetapkan pemerintah pusat merupakan langkah maju dunia pendidikan dalam rangka membentuk siswa berkarakter. Karena itu, di setiap jenjang lembaga pendidikan wajib melaksanakan kegiatan literasi tersebut. Khusus lembaga SMA Negeri 1 Borong, terangnya,  gerakan literasi sudah berjalan dengan baik. Implikasi kegiatan tersebut  berupa baca buku dan memproduksi majalah dinding. Majalah dinding, lanjutnya,  menjadi konkritisasi  kecakapan  berliterasi  menulis itu,  baik berdasarkan pengalaman hidup maupun hasil baca buku. Hanya saja, demikian Kepsek Ferdy, produktivitas selama pendemi Covid-19  tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Karena itu,  terang Kepsek Ferdy, sejak kembali berlakunya kegiatan belajar mengajar di sekolah dengan sistem shift literasi di SMA Negeri I Borong berjalan lagi. Seiring berjalananya  literasi itu, tuturnya, perlu ada peningkatan.

“Hemat saya, membaca saja tidak cukup. Memahami teks juga belumlah lengkap. Maka lietrasi yang menekankan kerja otak perlu diaktualkan lewat tulisan,” tegasnya.


Halaman