Top Pick
Presiden Joko Widodo Tunjuk Prabowo Sebagai Kapolri Keren! Inilah Gerakan 1000 Masker Kain Oleh Alumni Teknik Pertambangan Undana Kupang Ini Tanggapan Kadis PU-PR dan ADPRD Matim Terkait Kerusakan Jalan Menuju Compang Teber - Majok Bibit Atlet Voly Profesional, Ludger Dirikan Sekolah Bola Voly Di Ende Sempat Viral di Medsos, Pencuri Kotak Amal Mesjid di Ende Dibekuk Polisi ALKRAP Ende Minta Pemda Subsidi Penggunaan Air PDAM

Tak Ada Jembatan, Warga di Nisar Bertaruh Nyawa Menantang Arus Sungai

(Beginilah kondisi saat warga di Nisar, Desa Nanga Bere, Kecamatan Lembor selatan, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) rela bertaruh nyawa menyeberangi Sungai Wae Mese. Foto: FM)

 

POSTNTT.COM | LABUAN BAJO - Tidak adanya jembatan penyeberangan membuat warga di Nisar, Desa Nanga Bere Kecamatan Lembor selatan, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) rela bertaruh nyawa menantang derasnya arus Sungai Wae Mese yang juga dipengaruhi pasang surut air laut. Padahal, jika dilihat langkah tersebut dinilai cukup membahayakan keselamatan warga.

Sungai Wae Mese merupakan penghubung antara Kampung Bangko dan Kampung Nipa, Desa Nanga Bere. Akses melalui sungai tersebut dinilai warga paling cepat untuk menuju lokasi yang dituju. Sementara bila melalui jalan lain membutuhkan jarak yang cukup jauh.

Kondisi tersebut dialami warga dan sejumlah siswa  Sekolah SMPN 06 Lembor Selatan dan SDK Nisar di Desa Nanga Bere. Siswa biasanya diantar oleh orang tua untuk melintasi sungai agar bisa bersekolah yang ada di seberang sungai.

Warga mengatakan, ketiadaan jembatan memang menghambat aktivitas mereka terutama dirasakan oleh anak-anak sekolah.

"Anak-anak biasanya sekolah dengan melintasi aliran sungai baik saat musim hujan maupun air pasang seperti sekarang sedang terjadi" ujar salah seorang warga pada, senin (1/3/2021)

Menurut dia, orang tua dibayangi rasa khawatir ketika anak-anak pergi sekolah dengan melintasi sungai. Hal itu terutama ketika wilayah Desa Nanga Bere diguyur hujan deras yang berdampak pada derasnya aliran sungai (Banjir).

Ke depan warga berharap agar di kawasan tersebut bisa segera dibangun jembatan untuk memudahkan warga beraktivitas. Semoga Bupati terpilih segera memberikan perhatian dan memberikan jalan keluar atas permaslahan yang dialami masyarakat pedesaan. 

 

(FM)

 

 


Halaman