Top Pick
Unika Santu Paulus Ruteng Menggelar Konferensi Internasional, Ini Jadwal dan Link Zoom yang Bisa Diakses 40 ASN di Manggarai Timur Bakal Dimutasi ke Kabupaten Manggarai? Ini Kata Kepala BKD Siswa SMA di Ende Rindu KBM di Sekolah Fraksi PDIP DPRD Ende Desak Pemkab Perketat Jalur Masuk Wilayah Utara Empat Pegawai Dinas Pertanian Matim Candu Game Ludo King saat Jam Kerja Momen Ramadan, Telkomsel Hadirkan Kenyamanan Akses Broadband Untuk Beribadah Di Rumah

Terbaru, Kabupaten Ende Tambah 2 Pasien Positif Covid-19

POSTNTT.COM | Ende - Juru bicara gugus tugas pencegahan penanganan dan penyebaran covid  -19 Kabupaten Ende dr.Muna Fatma saat dikonfirmasi di Kantor Bupati Ende pada selasa, (19/05/20) menjelaskan, saat ini terkonfirmasi 6 kasus positif corona virus diseasse di Kabupaten Ende.

Berdasarkan rilis data Tim gugus tugas penanganan covid-19 Propinsi NTT pada Selasa (19 Mei 2020) ditegaskan bahwa tambahan 2 kasus baru yang masing-masing berasal dari kecamatan Ende Timur 1 orang dan juga dari kecamatan Ende Selatan orang. 

Dari 16 Sampel yang di kirim tanggal 14/05 ada tambahan 5 kasus postif di Kabupaten Ende, 3 orang kemarin berasal dari Kecamatan Nangapenda, dan hari ini ada tambahan 2 kasus. Dan Itu dari klaster magetan yang berasal dari Kecamatan Ende Selatan dan Kecamatan Ende Timur. 
"3 orang sudah dijemput dan diisolasi di RSUD Ende dan 2 orang saat ini menjalani karantina di rujab Bupati Ende yang akan diisolasi juga di RSU Ende" ungkap dr. Muna.

Sementara itu, Bupati Ende H.Djafar H Achmad saat ditemui POSTNTT.COM meminta masyarakat agar tidak boleh panik sembari tetap waspada dan menjalankan protap kesehatan. Tidak hanya itu, Bupati Djafar juga meminta warga Kabupaten Ende untuk mendukung Pemerintah dengan menjalankan protap kesehatan, seperti halnya dengan menjaga jarak, selalu cuci tangan, gunakan masker dan tidak keluar rumah kalau tidak ada urusan yang penting.

"Saat ini, kita semua diharapkan selalu waspada. Pemerintah tentu serius dan berupaya semaksimal mungkin, mulai dari penyediaan sarana APD hingga pada penanganan dampak ekonomi. Saat ini penyediaan APD tidak ada masalah juga ruang isolasi, alat rapid test, tempat karantina maupun tenaga kesehatan", ujarnya.

 

Penulis : Ronal Degu


Halaman