Top Pick
Gelar Program Tinc Batch 5, Telkomsel Perkuat Kolaborasi Bersama Inovator Membangun Ekosistem Digital di Indonesia 17 Puskesmas di Matim Dapat Internet Gratis Dari Kominfo RI Partai Golkar Bersama Paket HATI Bagikan 20 Ribu Masker Gratis Di Mabar Presiden Jokowi Sampaikan Dukacita atas Musibah Sriwijaya SJ182 Komitmen Telkomsel untuk Tingkatkan Kesetaraan Pengalaman Pengguna dan Pemerataan Akses Broadband 4G/LTE di 2021 PDIP Dituding Menjadi Sarang Kader Koruptor

Tim Resnarkoba Polda NTT Berhasil Menangkap Satu Orang Pemasok Narkoba

(Ilustrasi jenis-jenis narkoba. Foto: ist)

 

POSTNTT.COM | BULUKUMBA - Satu orang pemilik narkoba dengan puluhan paket hemat narkoba jenis sabu berhasil diringkus Tim Resnarkoba Polda NTT melalui operasi gabungan yang dipimpin oleh Kanit 3 Subdit 2 Ditnarkoba Polda NTT, Kompol Samuel S Simbolon dan anggota Aipda Ronaldo A F Kidyama, Aipda Mario E. Banoet dan Aipda Stanislaus A.N Atawollo 

Operasi yang dilakukan tim gabungan tersebut berhasil mengungkap sumber pengiriman narkoba ke NTT di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan R alias kaka Zhimank (43), warga Jalan Dusun Tanetang, RT 016/RW 008, Kelurahan Bira, kecamatan  Tonto Bahari, Kabupaten Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan.

Dari Kaka Zhimank, polisi mengamankan satu buah tas selempang  warna coklat tua yang digunakan pelaku untuk menyembunyikan 31 paket hemat narkotika jenis sabu.

Polisi juga mengamankan satu buah handphone vivo warna biru, satu buah handphone oppo warna biru muda dan satu buah handphone samsung SMB 109e warna hitam serta satu buah kartu Telkomsel

Saat ditanya, kaka Zhimank mengaku bahwa 31 paket hemat narkotika jenis sabu tersebut rencananya sebagian untuk dijual dan sebagian lagi dikonsumsi sendiri.

Zhimank juga mengaku turut menjual sabu tersebut kepada setiap orang yang datang untuk membeli langsung padanya. Menjadi penjual sabu sudah dilakoninya sejak awal Januari 2021.

Kaka Zhimank menjual setiap paket hemat sabu seharga Rp200.000.

Penangkapan oleh tim gabungan tersebut merupakan hasil pengembangan kasus narkoba di Kabupaten Nagakeo, NTT oleh Direktorat Narkoba Polda NTT. *


Halaman