Top Pick
Cek Penegakan Prokes, Panglima TNI Dan Kapolri Kelilingi Dua Pasar Di Bali KPU Mabar Tetapkan Edi - Weng Sebagai Calon Kepala Daerah Terpilih Transformasi Digital Menyasar Sektor UMKM dan Kunci Bertahan di Masa Pandemi Menangkan Gugatan, Ribuan Petani Rumput Laut NTT akan Mendapat Kompensasi Miliaran Rupiah FPPD Mabar Pertanyakan Perkembangan Kasus yang Melibatkan Paslon Pilkada 23 orang Diketahui Melakukan Kontak Erat dengan Pasien Covid -19, Dr. Muna Fatma: Semuanya akan Dirapid Test

Viral, Beredar Postingan Terkait Karyawan Asal Manggarai Yang Terlantar Di Rantauan

POSTNTT.COM | Pangkal Pinang - Beberapa hari belakangan, dunia maya begitu ramai membicarakan tentang nasib salah satu pekerja asal Manggarai, Nusa Tenggara Timur yang dikabarkan terlantar di rantuan setelah diberhentikan oleh pihak perusahaan, tempatnya mengais rejeki untuk bertahan hidup.

Hal ini diketahui melalui salah satu postingan yang diunggah oleh akun facebook bernama Denzy Turni. Dalam postingan yang diunggahnya di media sosial, Denzy Turni menyebutkan bahwa pekerja asal Manggarai tersebut sedang membutuhkan bantuan dan juga terlantar setelah diberhentikan oleh pihak perusahaan.

"Ijin share teman-teman. Salah satu teman kita sedang membutuhkan bantuan dari kita semua dan kini sedang terlantar setelah diberhentikan oleh pihak perusahaan, tempat dia mengais rejeki. Jadi, mohon bantuannya agar hal ini juga bisa disampaikan kepada pemerintah kita sehingga bisa ditindaklanjuti secepatnya", tulis Denzy Turni.

Baca Juga : Peduli Covid-19, Media Group Memberikan Bantuan APD Kepada Pemerintah Manggarai Barat

Postingan ini pun serentak mengundang rasa prihatin warga net yang diduga sahabat dari pekerja asal Manggarai tersebut.

"Tetap semangat bro. Pasti akan menemukan jalan keluar yang terbaik", tulis salah satu akun media sosial yang diketahui bernama Didaktus Pion pada kolom komentar postingan tersebut.

Tidak hanya itu, bahkan warga net lainnya menyatakan siap membantu mengatasi masalah yang kini dihadapi oleh pekerja asal Manggarai tersebut.

Baca Juga : 13 Orang Di Mabar Dinyatakan Positif Rapid Test

"Siap membantu kae. Dan tetap semangat buat kae Ambu", tulis Eltris Juang pada kolom komentar.

Yang bersangkutan diketahui bekerja dengan PT Finance Ivaro Ventura di Pangkal Pinang sejak 7 bulan lalu.

Dalam masa kontraknya, ia bersama PT Finance Ivaro Ventura menyepakati kontrak selama 1 Tahun. Belum sampai hingga setahun, ia berhentikan oleh perusahan dengan dalil yang bersangkutan memiliki kerja kurang bagus atau tidak mencapai target.

Baca Juga : Mahasiswa Nusa Lontar Kupang Bagikan Ratusan Masker Gratis

"Sebelum masa kontrak abis / masih dalam masa training berarti saya masih dibawah naungan perusahaan. Tetapi saya sekarang di PHK dan ditelantarkan begini saja tanpa harus dipulangkan ke daerah asal saya. Sementara saya ada disini karena perusahaan. Saya sudah konfirmasi sama merka merka jawabnya tidak jelas. Dan berpegang teguh sama surat kontrak", jelas dia kepada media melalui pesan WhatsApp pada Rabu (15/4).

Dia menambahkan, jika dia sudah membaca kembali isi surat kontraknya dan tidak ditemukan seperti itu isinya. "Tolong saya, sampaikan suara saya ke pihak Bupati'.

Baca Juga : Pos Covid Di Kecamatan Borong Ini Terpantau Sepi Tanpa Ada Penjaga

Dari informasi yang berhasil dikumpulkan oleh jurnalis media ini, dikabarkan bahwa pekerja asal manggarai tersebut diketahui bernama Albertus Haddianto Mbulang. Dan hingga saat ini masih berada di Pangkal Pinang karena tidak memiliki cukup biaya untuk kembali ke kampung halamannya di Manggarai.

"Ijasah saya masih ditahan, dan saya tidak dipulangkan", tutupnya.

 

 

Penulis : Vansi Helmut


Halaman