Top Pick
Part II : 𝗣𝗮𝗻𝗱𝗲𝗺𝗶 𝗖𝗼𝘃𝗶𝗱 𝟭𝟵: 𝗠𝗲𝗹𝗮𝗰𝗮𝗸 𝗝𝗲𝗷𝗮𝗸 𝗚𝗲𝗼𝗽𝗼𝗹𝗶𝘁𝗶𝗸 𝗱𝗮𝗻 𝗞𝘂𝗿𝗯𝗮𝗻 𝗠𝗮𝗻𝘂𝘀𝗶𝗮 Setelah Ditutup Cukup Lama, Pasar Eban Miomaffo Barat kembali Dibuka Jack Umar Sumbang Kursi Roda Bagi Pasutri Penyandang Disabilitas di Manggarai Timur Sambangi SBV AREND, AWK : Pembinaan Sejak Dini Menjadi Kunci Kesuksesan Rombak Manajemen, FEC Media Tunjuk Kanis Lina Bana Jadi Pimpinan Umum Flores Editorial Gelar Simulasi Protokol 3K, Labuan Bajo Siap Sambut Wisatawan

Ramuan Jahe, Pertolongan Pertama untuk Babi Sakit

(Ilistrasi ramuan jahe. Foto : Ist)

 

POSTNTT.COM | LABUAN BAJO - Kasus kematian ternak babi di wilayah Kecamatan Lembor, Kecamatan Lembor Selatan dan beberapa kecamatan lainya yang marak terjadi belakangan ini, masih dalam penanganan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Manggarai Barat. Diduga, kematian babi di wilayah tersebut disebabkan oleh bakteri streptofokus.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Manggarai Barat, drh. Theresia P. Asmon mengatakan, salah satu pertolongan pertama yang ampuh menangani babi yang sakit karena bakteri ini adalah menggunakan ramuan jahe.

"Dari pengalaman beberapa petugas, dan memang pernah ada di jurnal, kandungan minyak Atsiri pada jahe ampuh untuk anti bakteri," beber dokter hewan yang akrab disapa Ney ini.

Cara pembuatannya pun sederhana, jahe dihaluskan kemudian diseduh menggunakan air hangat. Ney mengatakan, setelah diseduh, ramuan jahe langsung diminumkan ke babi yang sakit.

"Diminumkan langsung lebih efektif. Setelah itu diberikan pakan," lanjut dia.

Selain ramuan jahe, hal lain yang bisa dilakukan adalah dengan pemberian probiotik dan pakan fermentasi. Ney menuturkan, pakan fermentasi dapat menambah bakteri baik bagi tubuh babi.

"Jangan lupa juga membersihkan kandang babi dan menyemprotkannya dengan disinfektan," tutup dia. (DS)

 

 

Baca Juga