Top Pick
Bimtek Anggota Tagana Bupati Ende : Ini Pekerjaan yang Sangat Mulia Banyak Perawat Positif Covid-19 dan Minimnya APD Jadi Alasan Penutupan Puskesmas Labuan Bajo   Kunker, Julie Laiskodat Komitmen Dukung Pemberdayaan Petani dan Nelayan Kunjungi Ende,Stafsus Kemendes Dorong Pelangi Nusantara Gerakan Ekonomi Warga 56 Kelompok Tani di Ende, Dapat Bantuan dari Juliet Sutrisno Laiskodat Rumpon Nelayan Ende Disapu Arus Laut

Warga Keluhkan Pelayanan Disdukcapil Matim, Ini Klarifikasi Kadis

POSTNTT.COM|BORONG - Salah satu warga desa Rende Nao Kecamatan Pocoranaka Timur, yang saat ini telah dirubah menjadi kecamatan Lamba Leda Timur, yang mengurus dokumen kependudukan di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Manggarai Timur mengeluh dengan pelayanan yang dilakukan oleh pegawai Disdukcapil Matim. Senin (11/01/2020).

“Bagaimana kita tidak mengeluh pelayanannya kurang baik, saya ini hanya mengurus KTP yang hilang, berjama-jam saya menunggu tetapi belum diselesaikan. Ini penting sekali karena saya dari Kupang pulang ke Manggarai Timur hanya untuk urus KTP yang hilang karena saya mau wisuda pekan depan,” kata Leonardus Adiginarto saat diwawancarai POSTNTT.COM.

Leo mengeluhkan juga pelayanan para pegawai Dukcapil yang terkesan jutek, seharusnya melayani masyarakat itu ramah.

“Tadi saya karena prosedur untuk mengurus dokumen kependudukan terkesan lama. tadi petugas Dukcapil mengelurakan pernyataan yang tidak rasional, kata petugas itu KTP mu hilang itu kan kelalaianmu,” kata Leo mengikuti pernytaan petugas Dukcapil Matim.

Kata aktivis itu, kemungkinan harus dibayar agar pelayanan dipercepat, jika dibayar pasti cepat.

“Saya berharap pengurusan KTP dan dokumen lainnya, agar dilayani secara baik. Jangan di persulit lama,” imbuhnya.


“Serta masyarakat tidak terlalu banyak mengurus dokumen, pelayanan masih saja lambat. Apalagi masyarakat banyak mengurus tentunya lebih lama lagi,” ungkapnya.

"Kata petugas Dukcapil, untuk pelayanan cetak KTP yang hilang belum bisa dilayanani karena tidak ada penyedian blanko. Pas saya tanya, pengadaan blanko kapan ya pak, petugas itu bilang, tidak tau lagi, itu tergantung pimpinan kami. Untuk persyaratan sesuai SOP saya sudah ada, SKB tadi saya sudah urus di Polsek Borong, hanya KK dan akta nika yang belum, petuas minta itu juga tadi," kata Leo meniru percakapan antara petugas Dukcapil Matim.

Leo berharap pelayanan di kantor Dukcapil Matim perlu diperbaiki lagi, sehingga warga tidak diberikan kesulitan dalam melayani masyarakat.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kadis Dukcapil) Manggarai Timur Robertus Bonafantura, saat dihubungi media ini, menyatakan terimakasih atas kritik dan saran yang disampaikan oleh Bapak Ibu suadara-saudari.

Lebih lanjut Kadis Bonafantura menjelaskan bahwa, Kementerian Dalam Negeri RI telah menyetujui terkait pemekaran kecamatan baru di Manggarai Timur, yaitu kecamatan Lamba Leda Utara, Kecamatan Congkar dan Kecamatan Kota Komba Utara.

Bersamaan dengan itu, lanjut Kadis Robertus, ada juga perubahan nama kecamatan, yaitu kecamatan Pocoranaka menjadi kecamatan Lamba Leda Selatan, dan Kecamatan Pocoranaka Timur menjadi kecamatan Lamba Leda Timur.

"Terhadap tiga kecamatan baru dan dua kecamatan yang perubahan nama, untuk sementara waktu, pencetakan KTP, baik KTP baru, KTP hilang, rusak atau pergantian karena perubahan biodata, untuk sementara diberikan surat keterangan pengganti KTP-EL karena harus menunggu nomor indeks kecamatan baru dan perubahan nama kecamatan. Sedangkan untuk dokumen lainya, seperti KK dan akta Capil lainnya masih bisa dicetak bilamana kebutuhan mendadak," jelas Kadis Bonafantura kepada Wartawan melalui via whatsaap, Selasa (12/01/2021).  Iren Leleng.

Baca Juga