Top Pick
Spot Wisata Kaki lena Hills, Solusi untuk Tempat Resepsi di Ende Aktifkan Kembali UPT SMA/SMK dan BLK Jadi Sorotan Supriyadin Saat Reses DPRD di Ende Team Peduli Covid-19 Kec. Wae Ri'i Luncurkan Kartu Pemantauan Kesehatan Menuju Pilkada Mabar, Paket HATI Optimis Diusung Tiga Parpol Adaptasi Masa Pandemi, KemenkopUKM Gelar Pelatihan Pelaku UMKM Labuan Bajo Breaking News : Dua Warga Mabar Positif Corona Berasal Dari Kecamatan Lembor

Yeni Veronika Pantau Progres Rehap Ruangan Kelas SMAN 1 Lembor Selatan

POSTNTT.COM | Labuan Bajo - Anggota DPRD Provinsi NTT, Yeni Veronika melakukan kunjungan kerja di SMAN 1 Lembor Selatan, Sabtu (8/8/2020). Kunjungan tersebut untuk menyerap aspirasi para guru sekaligus memantau progres perehapan dua ruangan kelas bantuan dari pemerintah yang bersumber dari DAK 2020 dengan pagu anggaran sebesar Rp 250 juta.

"Bantuan perehapan gedung ini merupakan hasil penyerapan aspirasi saya pada tahun 2019 lalu. Puji Tuhan, aspirasi ini diakomodir," tegasnya.

Politisi partai PAN tersebut mengatakan, pendidikan bagi para peserta didik akan berjalan dengan baik seiring dengan penyediaan sarana prasarana dan gedung yang memadai.

"Seharusnya pembangunan pendidikan harus merata dan berkeadilan bagi seluruh daerah di Provinsi NTT. Jangan tebang pilih," tambahnya.

Menurutnya, pembangungan pendidikan selama ini terpusat di pulau Timor, bahkan terdapat sekolah tingkat SMA di Kota Kupang yang memiliki sarana prasarana serta gedung yang sangat memadai.

Hal ini berbanding terbalik dengan banyak sekolah di Pulau Flores yang masih dikatakan 'tidak layak' dan sarana prasarana yang tidak mendukung seperti ruang kelas dan laboratorium sekolah.

(Dua ruangan kelas yang direhap di SMAN 1 Lembor Selatan)

"Kita lihat sekolah ini sangat memprihatinkan. Harus ada asas adil dan merata," ungkapnya.

Pihaknya berharap, dengan hadirnya ia bersama anggota DPRD lainnya serta perwakilan dari Dikbud NTT, dapat memberikan semangat serta dapat menjawab kebutuhan dari SMAN 1 Lembor Selatan.

"Saya minta apa yang menjadi kebutuhan prioritas di sini disampaikan kepada dinas, ajukan proposal sehingga dapat ditindaklanjuti. Mudah-mudahan dengan kepala dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT yang baru akan dapat merespon tentunya dengan regulasi dan mekanisme yang ada" ujarnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 1 Lembor Selatan, Aventinus Korman mengaku bersyukur dan berterima kasih atas bantuan perehapan 2 ruang kelas yang diperjuangkan anggota DPRD Provinsi NTT, Yeni Veronika.

"Saya sangat bangga, ini luar biasa. Tahun lalu datang reses saya hadir dan sampaikan ruang kelas baru dan kami dapat rehab kelas. Ternyata yang dijawab dan saat ini dilakukan pembangungan," ungkapnya.

Pihaknya berharap, gedung kelas yang direhap nantinya akan dimanfaatkan dengan baik oleh pihak sekolah.

Selain itu, pihaknya juga berharap agar bisa mendapatkan bantuan laboratorium komputer, ruang WC dan laboratorium IPA di tahun selanjutnya.

"Kami sangat butuh, ruangan kelas kami ada 9. Hanya 1 dipakai untuk laboratorium komputer, sehingga kurang 1 kelas, sehingga kalau dapat lab komputer maka ruang kelas kami pas," katanya.

Kehadiran Yeni Veronika juga ditemani oleh anggota komisi V DPRD Provinsi NTT lainya yaitu Emanuel Kolfidus dan Pendamping dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Teodorus S Djau.

Di kesempatan itu, Emanuel Kolfidus turut menyayangkan kondisi fisik SMAN 1 Lembor Selatan yang masih jauh dari kelayakan.

"Saya sedih masuk di lokasi sekolah ini. Secara fisik, belum layak. Tolong ini diperhatikan lagi," katanya dihadapan pendampinh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi NTT, Teodorus S Djau.

Menanggapi berbagai masukan dari pihak sekolah maupun kedua anggota DPRD Propinsi Komisi V itu, Teodorus S Djau menerangkan jika bantuan propinsi untuk berbagai kebutuhan sifatnya berkala. (ER)