Top Pick
Jelang Idul Fitri, Harga Gula di Manggarai Barat Melambung Tinggi Kepsek SMPN Satap Wae Nunung Apresiasi Terkait Bantuan Wifi Gratis Nekat Selundupkan Daging Rusa Kering, Kakek ini Terancam Penjara 5 Tahun Ilmu Desak Bawaslu Tindak Tegas ASN yang tidak Netral PMKRI Ruteng Himbau Masyarakat Taati Instruksi Pemerintah Warga Keluhkan Launching Komunitas KLC yang Timbulkan Kemacetan

Anggota Polisi Dilarang Miras di Tempat Hiburan, Kapolda NTT: Masyarakat Boleh Melapor Jika Melihat

(Kapolda NTT Irjen Pol Lotharia Latif. Foto: ist)

 

POSTNTT.COM | KUPANG – Kasus penembakan yang melibatkan Bripka CS, anggota Polsek Kalideres, Jakarta Barat, hingga menewaskan tiga orang di kafe Cengkareng dalam kondisi mabuk beberapa waktu lalu, membuat Polri mengambil langkah tegas agar kejadian yang sama tidak terulang.

Kini Propam Polri menerapkan larangan kepada setiap anggota kepolisian untuk pergi ke tempat hiburan dan meminum minuman keras (miras). Tindakan tegas akan berlaku bagi anggota yang memasuki tempat tersebut dan melakukan beberapa kegiatan terlarang.

Kapolda NTT Irjen Pol Lotharia Latif mengaku siap menindaklanjuti perintah Kapolri. Untuk pengawasan dan pengendalian, akan dilakukan oleh Propam yang dilengkapi surat tugas.

Lotharia Latif mengatakan selama 5 bulan menjabat, beliau sudah mendapat dua atau tiga Surat Telegram Rahasia (STR).

“Selama lima bulan saya menjabat, sudah ada dua atau tiga Surat Telegran Rahasia (STR) ke Polres dan jajaran tentang hal tersebut dan kita siap menindak lanjuti perintah Kapolri di NTT,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (27/2/2021).

Kapolda NTT tersebut mengupayakan, anggota reserse dan intel yang dilengkapi surat perintah tugas dan dalam pengawasan serta pengendalian propam maupun pimpinan akan melakukan pengawasan dan monitoring tempat-tempat hiburan dari hal-hal yang berpotensi kejahatan, seperti pengedaran narkoba dan kejahatan lainnya.

Jenderal bintang dua itu berharap keaktifan masyarakat dalam upaya menjaga maupun melaporkan secara valid aparat kepolisian yang miras maupun melanggar aturan di tempat hiburan.

“Masyarakat boleh melapor jika melihat anggota polisi yang miras di tempat hiburan atau melanggar aturan lain, asal valid dan akan diklarifikasi kebenaranya,” katanya.

Sementara itu, Kabid Propam Polda NTT, Kombes Pol Agus Suryoto mengatakan Pengawasan internal dari Propam akan terus berfungsi.

“Pertimbangannya orang sadar saja melanggar hukum, apalagi sudah mabuk dan pegang senjata api, kecenderungan pelanggarannya besar. Pengawasan internal dari Propam terus berfungsi,” katanya.

Masyarakat juga diminta terlibat aktif menjaga Kamtibmas di NTT. Sebab, saat ini, Polri sudah transparan dan akuntabel dalam setiap kegiatannya.

Kombes Pol Agus Suryoto mengatakan STR Kapolda sudah diedarkan ke Polres jajaran terkait larangan anggota miras di tempat hiburan, narkoba dan penggunaan senjata api.

Beliau menambahkan, jika ada anggota yang kedapatan miras dan melakukan pelanggaran hukum lainnya, akan ditindak tegas sesuai aturan.

“Sanskinya bisa disiplin atau kode etik tergantung pelanggaran. Jika ada korban, larinya ke pidana, sedangkan pelanggaran biasa akan dikenakan sanksi disiplin,” tegasnya. *


Halaman