Top Pick
Camat Maurole Ende Bentuk Tim Kordinasi Lintas Sektor Cegah Covid-19 Kemenpan RB ;  Rekrutmen CPNS 2021 Bakal Buka 1 Juta Formasi Tak Mampu Biaya Opersi Anaknya, Warga Ende Utang di RSUD dr. TC Hillers Maumere Melalui BST, Kemensos Bantu 268 KK di Desa Nangalili Pra Musda Golkar Mabar Ricuh Bahas Penerapan New Normal di Kabupaten Ende, IPELMEN Kupang Gelar Diskusi Virtual Bersama Pemerintah

1 PDP Yang Meninggal Di Mabar dinyatakan Negatif Covid-19

POSTNTT.COM | Labuan Bajo - 1 PDP yang telah meninggal di kabupaten Manggarai Barat dinyatakan negatif Covid-19 yang merujuk pada hasil pemeriksaan laboratorium. Hal itu berdasarkan surat dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI (BPPK Kemenkes), tertanggal 30 Maret 2020, No. LB.03.01/2/4748, Perihal Laporan Hasil Laboratorium COVID-19 terhadap sample SWAB 2 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dari RSUD Komodo Labuan Bajo-Manggarai Barat yang diterima pada tanggal 28 Maret 2020.

Plh. Setda Manggarai Barat, Ismail Surdi kepada media, Rabu (15/4) menjelaskan informasi terkait 2 PDP SS dan RRP. 

Baca Juga : Pemda Mabar Apresiasi Bantuan APD Media Group


"PDP, inisial SS (44), laki-laki, asal Rejing, Kuwus Barat, sebelumnya berdomisili Sidoarjo – Jawa Timur dan kembali ke kampungnya melalui Labuan Bajo pada Pada tanggal 17 maret 2020. Jenis Spesimen Nasofaring/Orofaring. Hasil pemeriksaan laboratorium Metode RT-PCR Covid-19, disimpulkan Negatif Covid-19", paparnya Plh. Ismail.

Ismail melanjutkan, Pasien SS meninggal pada tanggal 25 Maret 2020 di RSUD Komodo pukul 05.10 wita karena gagal nafas.

Baca Juga : Viral, Beredar Postingan Terkait Karyawan Asal Manggarai Yang Terlantar Di Rantauan

Selanjutnya, Isma menejlaskan terkait 1 PDP lainya berinisial RRP (26), laki-laki, domisili di Golokoe, Kel. Wae Kelambu, Kec. Komodo.

"Jenis Spesimen Nasofaring/Orofaring 1, Spulum 1, Nasofaring/Orofaring 2 dan Spulum 2. Hasil pemeriksaan laboratorium Metode RT-PCR Covid-19, disimpulkan Negatif Covid-19", jelasnya lagi.

Dia menambahkan, jika Pemeriksaan kedua sampel SWAB tersebut dilakukan di Laboratorium Virologi Puslitbang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan (Tekdaskes) dengan menggunakan metode real-time RT-PCR (Reverse Transcription – Polymerase Chain Reaction).

Lanjut dia, Kedua hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sample SWAB kedua PDP tersebut di atas ditanda tangani oleh Kepala Puslitbang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan (Tekdaskes), Dr. dr. Vivi Setiawaty, M.Biomed.

Baca Juga : 13 Orang Di Mabar Dinyatakan Positif Rapid Test

"Sementara di kabupaten Manggarai Barat hingga sejauh ini, sudah ada 12 sampel SWAB yang di ambil dari 12 orang. Sejumlah 3 sampel SWAB yang diperiksa sudah keluar dengan hasil Negative Covid-19", tutup Ismail.

 

 

Penulis : Edi Risal

Baca Juga