Top Pick
Alkrap Ende : Aplikasikan Hari Kesaktian Pancasila Dalam Ketuhanan Yang Maha Esa Dunia Games Telkomsel dan Garena Gelar Turnamen eSport Online “Indonesia Games Championship” 2020 AHP Apresiasi Rute Floratama Wisata Berkelanjutan Kelas Dunia Ucapan HUT RI Puisi Hendra Boelath : SENJA DAN KOPI UNTUK PARA PENJILAT NEGARA Breaking News : Dua Warga Mabar Positif Virus Corona

Warga Terdampak COVID-19 di Ende Bakal Dapat Bantuan Sosial

POSTNTT.COM | Ende - Kementerian  Sosial Republik Indonesia melalui Dinas Sosial Kabupaten Ende telah menyalurkan dana bantuan sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) untuk tahap pertama sebesar Rp. 16.471.800.000.

Hal itu dibenarkan Kordinator PKH Kabupaten Ende Thomas Neru saat dikonfirmasi media POSTNTT.COM Jumat (17/04).

"Dana PKH tahap pertama sebesar Rp 16 miliar lebih telah disalurkan kepada keluarga penerima manfaat di seluruh Kabupaten Ende," katanya.

Sebelumnya, ia mengatakan dana bansos PKH di Ende untuk penanggulangan kemiskinan diterima sebanyak 18.009 rumah tangga penerima manfaat. Jumlah tersebut naik dibandingkan tahun lalu yang sebanyak 17.925 rumah tangga penerima manfaat.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ende Marni Kusuma mengakui pihaknya sedang mendata Calon Penerima Bantuan Langsung bagi warga yang terdampak Covid -19.

"Benar saat ini banyak bantuan dari kemntrian sosial, ada PKH, Bantuan Pangan Non Tunai ( BPNT), Maupun Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari dana Desa, tugas kita adalah mendamping para pendata di kelurahan dan desa untuk melakukan sinkronisasi data, agar tidak tumpang tindih", Ujar Kadis Marni.

Hal itu kembali dipertegas lagi oleh Kepala seksi Jaminan Kesejahteraan Sosial dan Sumber Daya Sosial Vincentius Budu, ia mengatakan data terpadau menjadi kunci dalam realisasi bantuan penanganan Covid-19

Dinas Sosial juga akan berkordinasi dengan pemerintah kelurahan dan desa untuk mendata semua masyarakat yang terdampak Covid-19 yang belum terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial.

Bupati Ende H. Djafar H. Achmad dalam rapat evaluasi tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Ende, Rabu (15/04) menegaskan, seluruh bantuan langsung kepada masyarakat di Kabupaten Ende harus didata secara terpadu demi menghindari tumpang tindih bantuan.

“Sekarang ada banyak subsidi, baik listrik, maupun KK miskin. Kita akan data semuanya dan tidak boleh tumpang tindih. Saya minta masing-masing dinas untuk lakukan integrasi data,” tegas Bupati Djafar.

 


Penulis : Ronal Degu

Baca Juga