Top Pick
Ultah Pertama, Projamin Mabar Gelar Bersih Pantai Watch for humanity: Pemutaran Film dan Donasi orda NTT se-Malang Raya PDIP Dituding Menjadi Sarang Kader Koruptor Kapolres Mabar Resmikan Gedung Bhayangkari Komodo Paket Misi Tolak Hasil Pleno Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pemilu, PPK dan Panwaslu Komodo Angkat Bicara Massa Aksi "GERAM" Soroti Kekosongan Gedung DPRD Mabar

Pohon Pisang Berbuah Tak Wajar, Warga di Kabupaten Manggarai Ini Gempar

Kondisi pohon pisang yang berbuah dari batang pohon sedang hangat dibicarakan masyarakat Desa Poco Likang, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai. Foto: Jivansi

 

POSTNTT.COM | RUTENG - Warga yang berdomisili di Desa Poco Likang, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, tepatnya di gang Tetewar digemparkan dengan sebuah tanaman pisang yang berbuah tidak lazim sebagaimana tanaman pisang pada umumnya yang terlihat berbuah dan menjuntai dari pucuk batang.

Kali ini, Pohon pisang yang berukuran kurang lebih 2 meter yang tumbuh di salah satu kebun milik Aloisius sontak menjadi tontonan dan topik pembicaraan warga setempat lantaran buah tanaman pisang tersebut muncul dari dalam batang pisang.

Pantauan Jurnalis media ini terlihat, beberapa warga yang datang ke lokasi tersebut pun terlihat mengabadikan tanaman pisang yang berbuah tidak lazim itu dengan kamera handphone.

Kanisius, seorang warga yang diketahui sebagai pengelolah kebun tersebut mengatakan bahwa awalnya dia tidak percaya dengan informasi yang diterimanya dari salah seorang warga setempat yang diketahui bernama Agnes. Namun, setelah mengecek secara langsung tanaman pisang yang diceritakan tersebut, dirinya pun mengaku kaget dan baru memercayai informasi tersebut.

"Awalnya saya diberitahu oleh Agnes bahwa di kebun yang saya kelola itu ada tanaman pisang yang buahnya muncul dari dalam batang. Meski demikian saya tidak percaya. Karena itu, saya pun bergegas untuk mengecek dan melihat secara langsung pohon pisang yang dimaksud dan ternyata memang benar adanya," kisah Kanisius pada Jumat (23/04/2021).


Halaman