Top Pick
Anggota DPD RI asal NTT Serahkan Bantuan Penanganan Covid-19 Di Mabar Kades Papagarang Bantah Keras Tudingan Dirinya Korupsi Dana Desa Terbaru, Cluster Gowa Kembali Sumbang 6 Pasien Positif Covid-19 di NTT Breaking News : 1 Orang di Manggarai Positif Covid-19 Tak Mampu Biaya Opersi Anaknya, Warga Ende Utang di RSUD dr. TC Hillers Maumere BPJS Kesehatan Cabang Ende Sosialisasi Perpres 64 tahun 2020

Dampak Covid-19, Warga Papagarang Mabar Sulit Dapatkan Sembako

POSTNTT.COM | Labuan Bajo - Warga Desa Papagarang, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat keluhkan situasi ekonomi yang mengalami penurunan drastis pasca adanya Covid-19.

Sukirman, salah satu warga kepada media mengatakan saat ini situasi perekonomian warga di desa Papagarang mengalami kesulitan.

"Kami disini sudah susah sekali. Harga ikan semua turus drastis. Sumber ekonomi kami sudah tidak ada lagi", jelasnya, Kamis (30/04) saat dijumpai media di kediamanya di Papagarang.

Sukirman yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan ini mengaku hingga saat ini belum ada bantuan yang terkirim ke daerah tersebut.


Salah seorang warga lainya, Jumiarti (29) turut mengungkapkan hal serupa. Menurutnya, pasca penyebaran covid-19 dirinya sangat merasakan kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sembako.

"Susah sekali disini pak. Tidak ada kerja lagi, bagaimana bisa makan", tutur janda anak satu ini.

Dia juga menerangkan, bahwa di desa Papagarang belum ada bantuan yang didistribusikan oleh pemerintah.

Terpisah, kepala desa Papagarang, Basyir saat dikonfirmasi media melalui pesan WhatsApp pada Jumaat (1/05) sore membenarkan keluhan warganya.

"Betul pak, kami memang sedang mengalami kesulitan ekonomi terutama kebutuhan sembako",kata Basyir.

Lanjut Basyir, pemerintah desa saat ini sedang berupaya untuk mendapatkan bantuan beras dari dinas sosial kabupaten Manggarai Barat.

"Kami selaku pemerintah desa sudah mengajukan proposal bantuan beras ke dinas sosial. Insyallah, semoga cepat direalisasi", tambahnya.

Menurut Basyir, upaya pengajuan proposal beras tersebut merupakan hal konkrit kehadiran pemerintah desa disaat sulit seperti ini.

Selain itu, ia mengaku jika pemerintah desa juga telah mulai melakukan pendataan terhadap warga yang akan mendapatkan bantuan tunai dari dana desa.

 

 

 

Penulis : Edi Risal

Baca Juga