Top Pick
Anggota DPRD Matim Monitoring Lokasi Pabrik Semen Polres Rote Ndao Jangan Kriminalkan Wartawan Atas Dasar Laporan Pidana Bupati Tiga Desa Di Kecamatan Borong, Resmikan Posko Penanganan Covid-19 Kepsek SDI Rewung Bantah Tudingan Kontesia Forum Komunitas Peduli "NUA OLA" Salurkan 50 Paket Sembako Bagi Warga Terdampak   Pemeriksaan Bupati Mabar Terkait Sengketa Kepemilikan Lahan Pemda Senilai 1 Triliun

Pemdes Repi Lembor Selatan Bangun Posko Covid-19

POSTNTT.COM | Labuan Bajo - Upaya meminimalisir penyebaran covid-19 terus dijalankan oleh pelbagai pihak di penjuru tanah air, tak terkecuali pihak pemerintah desa. Hal ini sangat jelas terlihat dari sejumlah kegiatan yang diadakannya, baik itu berupa kegiatan penyemprotan disantifectan dan bagi-bagi masker secara gratis maupun juga kegiatan mendirikan posko bagi Satuan Tugas Percepatan Penanganan covid-19.

Pemandangan ini begitu nampak saat POSTNTT.COM mencoba menelusuri salah satu desa di Kecamatan Lembor Selatan, Kabupaten Manggarai Barat, NTT yang dikenal dengan nama Desa Siru. Desa tersebut diketahui telah mendirikan Posko Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanggulangan covid-19 untuk meminimalisir penyebaran virus corona.

Hal ini pun dibenarkan oleh Wihelmus Sarong, salah satu perangkat desa Siru Kabupaten Manggarai Barat, NTT pada Jumat (08/5).

Kepada POSTNTT.COM, Wihelmus mengatakan bahwa sejauh ini pihak Pemerintah desa telah mendirikan Posko Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanggulangan covid-19. Tujuan pendirian Posko tersebut, kata Wihelmus, selain untuk mendata dan memantau penggunaan masker, posko tersebut juga dibuat untuk mengecheck suhu badan masyarakat yang datang maupun keluar dari desa Siru. Dan bagi warga tersebut tentunya selalu diberikan arahan oleh para Satgas yang bertugas.


"Tujuan dibentuknya Satgas penanggulangan covid-19 di Desa ini adalah meminimalisir penyebaran virus corona dan yang paling penting adalah mencegah lebih baik daripada mengobati", ungkap Wihelmus.

Sementara itu, PJS Desa Repi, Isidorus Budiman menuturkan, Desa Repi adalah salah satu desa yang termasuk dalam wilayah strategis karena sebagai desa penyangga antara dua kabupaten yaitu kabupaten Manggaarai Barat dan Kabupten Manggarai.

"Desa saya ini (red. desa Repi) menjadi desa penghubung antara kabupaten Manggarai dan Manggarai Barat untuk wilayah selatan sebab tata letaknya tepat berada di daerah perbatasan. Sebagai wilayah perbatasan dan berada di jalur sentral selatan tentu yang saya urus tidak hanya warga sendiri melainkan semua yang melintas, termasuk warga kabupaten tetangga", jelasnya.

Lebih lanjut, Isidorus Budiman mengatakan bahwa sejak posko itu ada, dirinya seringkali ikut secara aktif dalam mengantisiapsi adanya peningkatan kunjungan antar warga lintas kabupaten itu, seperti: warga desa Nangalili Manggarai Barat dan warga Pulau Mules Maggarai.

Lebih jauh, Isidorus mengajak kepada seluruh aparatur desa dan warganya agar berperan aktif dalam mencegah terjadinya penyebaran covid-19 dengan menerapkan pola hidup sehat dan menaati himbaun pemerintah.

"Saya berharap dengan didirikan posko ini, semua masyarakat pun tetap aman dari adanya bahaya covid-19 sehingga masyarakat desa Repi pada khususnya tetap sehat", tuturnya.

Informasi yang berhasil dihimpun POSTNTT.COM mencatat, sejak didirikan posko pada Senin (4/05) lalu, belum ditemukan warga setempat maupun pengguna jalan yang memiliki gejala covid-19.

 

Penulis : Edi Risal

Baca Juga