Top Pick
Target Selesai Akhir 2021, Ruas Jalan Baru di Labuan Bajo Mulai Dikerjakan Yuk, Kenali Maksud Mabar Bangkit Menuju Mabar Mantap dari Paslon Edi Weng Gelar Yudisium Angkatan ke II, STKIP Simbiosis Ende, Cetak Serjana Olahraga dan Bahasa Inggris Peduli Desa, P3MKEL Makassar Gelar Kunjungan Kedaerahan Bagai Surga Membingkai, yuk Berburu Potret Senja di Pulau Kalong Labuan Bajo Siap Kembangkan Wisata Kopi, BOPLBF Gaet Apekam Lakukan Studi Banding di Pulau Jawa

Sempat 'Ribut', Pembagian BLT di Desa Wae Kanta Tetap Dilangsungkan

POSTNTT.COM | Labuan Bajo - Desa Wae Kanta, Kecamatan lembor, Kabupaten Manggarai Barat melakukan pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) dana desa (DD) pada selasa (26/05) pagi di kantor desa Wae kanta.

Pembagian sempat tertunda dikarenakan adanya kelompok yang bersamaan menggelar aksi spontan terhadap data penerima BLT yang dinilai tidak transparan dan tebang pilih.

Namun aksi tersebut tidak berlangsung lama sehingga BLT tetap disalurkan kepada 138 penerima.

Kepada media, kepala desa Wae Kanta Gregorius Barbiriso mengatakan 138 KK penerima BLT tersebut merupakan hasil musyawarah desa. Semua penerima merupakan layak berdasarkan stndar penerima yang diinstruksikan oleh pemerintah.

“Ada aksi yang menuntut keadilan karena menduga kami tidak terbuka dan tidak berlaku adil dalam pendataan penerima BLT. Itu tidak benar. Kami telah bekerja sesuai regulasi. Kalaupun belum ada yang menerima bantuan dana desa ini, kami sudah lakukan usulan sebagai penerima susulan melalui bantuan kabuapaten,” jelasnya saat dijumpai di kantor desa Wae kanta.

(Kepala Desa Wae Kanta, Gregorius Barbiriso)

Kepada penerima bantuan, Gregorius berpesan agar dapat memanfaatkan dana tersebut untuk memnuhi kebutuhan sehari-hari di masa pandemic.

Dia juga berharap, agar masyarakat yang belum menerima jangan berkecil hati karena pada dasarnya anggaran sangat terbatas.

“Anggaran inikan sangat terbatas. Di Wae kanta, ADDnya sebesar 829 juta atau kisaran potongan maksiml 30%. Dari angka itulah kami merekomendasi ke 138 nama yang menerima BLT,” tambahnya.

Dijelasknaya pula, masyarakat di desa Wae kanta selain mendapt BLT juga terdapat 76 KK yang mendapat bantuan sosial tunai melalui kementrian sosial yang disalurkan di kantor Pos. Sementara, 296 orang sebagai penerima PKH. Adapun BST yang disalurkan melalui BRI terdapat 3 orang. Semenatra yang sedang diusulkan sebagai penerima bantuan melaui dana kabupaten sejumlah 55 orang. Dari bantuan pangan non tunai (BPNT) sebanyak 383 orang.

Pantauan media, pembagian BLT turut didampingi oleh pihak keamanan dari Polsek dan koramil Lembor.

 

Penulis : Edi Risal


Halaman