Top Pick
Wujud Komitmen Kolaborasi dan Gotong Royong Telkomsel Optimalkan Upaya Bersama Atasi COVID-19 di Indonesia Untuk Tesiana Bayi Pengidap Tumor, Club Motor di Labuan Bajo Kumpulkan 9 Jutaan Rupiah Petaka di Lubang Tambang, kuasa Kapitalisme dan Ironi Masyarakat Yang Membisu APHPK Minta Pub Dibuka, Camat Komodo Beber Alasan Tetap Ditutup Treetop Sediakan 200 Porsi Makanan Gratis Tiap Hari KPU Tetapkan 172.160 DPS Pilkada Mabar 2020

Salurkan Dana BLT, Masyarakat Apresiasi Transparansi Kepala Desa

 

POSTNTT.COM | Labuan Bajo - Program Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa atau BLT-DD untuk penanggulangan dampak pandemi corona (covid-19) terus dibagikan oleh desa-desa di Kabupaten Manggarai Barat. Penerima BLT masing-masing mendapatkan Rp 600,000 selama tiga bulan kedepan dan tiga bulan berikutnya mendapatkan Rp 300.000 untuk masyarakat secara ekonomi yang terkena dampak Covid-19.

Tak terkecuali di Desa Lendong, Kecamatan Lembor Selatan, Kabupaten Manggarai Barat yang dipimpin oleh Fransiskus Dir selaku Kepala Desa-nya menyalurkan bantuan langsung tunai tersebut untuk termin pertama pada sabtu (30/05) di kantor desa Lendong.

Turut Hadir dalam acara penyaluran BLT-DD kepala seksi pemerintahan kecamatan Lembor Selatan, beserta perangkat desa, Ketua BPD, Babinsa Paulus dan Bertolomeus Babinkamtibmas desa Lendong.

Dalam kesempatan itu, Fransiskus Dir menegaskan, pihaknya berupaya menyalurkan BLT-DD di Desa Lendong dengan cepat, baik dan lancar serta tetap memperhatikan protokol kesehatan.

"BLT-DD ini kami percepat penyaluranya agar bisa segera dimanfaatkan oleh warga masyarakat. Lebih cepat lebih baik," ucapnya.

Untuk penerima BLT merupakan hasil kerja atau Pendataan yang dilakukan oleh Tim Relawan, ada perangkat desa, BPD serta hasil musyawarah dan mufakat bersama.

Bagi penerima BLT Dana desa merupakan orang yang tidak masuk dalam program Keluarga Harapan (PKH) ataupun Bantuan pangan non tuani (BPNT) serta bantuan sosial Kementrian Sosial.

Dia pun berpesan kepada masyarakat penerima BLT-DD untuk dipergunakan sebagai penambahan gizi dan untuk pemenuhan bahan pokok pangan.

“Sesuai petunjuk pemerintah, penerima BLT-DD per bulan dapat insentif Rp 600.000 selama tiga bulan yakni bulan April hingga bulan Juni dan tiga bulan berikutnya mendapatkan Rp 300.000 yakni bulan Juli hingga Bulan september. Tapi ingat, ini harus dipergunakan untuk penambahan gizi seperti beli beras, beli daging, beli sayur mayur. Tidak boleh untuk beli pakaian, tidak boleh untuk perlengkapan yang lain,” pungkasnya.

Ia juga menghimbau agar masyarakat tetap jaga jarak, pakai masker saat keluar rumah serta selalu menjaga kesehatan, tidak berkerumun dan ikuti protokol kesehatan. Supaya kita semua terhindar dari Virus tersebut.

Sementara itu, Romanus Makmur penerima BLT meyampaikan, bantuan ini sangat bermanfaat untuk kami ditengah wabah virus corona Covid-19.

Hal senada juga disampaikan Alex Umardiki penerima BLT, mengungkapkan, kami mengucapkan ribuan terimakasih untuk pemerintah pusat dan pemerintah desa yang telah meyalurkan dana tersebut. Saya jugu mengapresiasi kepala desa kami, saat melakukan pembagian dan pendataan secara terbuka ke masyarakat, ini merupakan bentuk kejujuran pemerintah desa sdan bentuk transparansinya.

 

Penulis : Edi Risal

Baca Juga