Top Pick
Puisi Ingrida Santriana Nice : Menggapai Asa Puluhan Ribu Pendukung Siap Hadir Deklarasi Paket Edi-Weng Mantan kades 2 Periode Bangkit Setelah Usaha Kelompok Taninya Merugi saat Pendemi Edi-Weng Gelar Acara "Lilik Compang" Di Langgo Sebagai Simbol Perutusan Menuju Pilkada Mabar 2020 Kabar Baik, 6 Petugas Medis Puskesmas Wae Nakeng Kec.Lembor Terkonfirmasi Negatif Covid-19 Selaian Edukasi dan Pendataan, Pemdes Lendong Gelar Semprot Desinfektan di Perumahan warga mencegah Covid-19

Menuju New Normal, Desa Wisata Wae Lolos Menyiapkan Skema Protokol Kesehatan


POSTNTT.COM | Labuan Bajo - Kebijakan new normal menjadi perhatian baru saat ini. Sejumlah sektor mulai bersiap. Salah satunya adalah sektor pariwisata. Baru-baru ini, menteri pariwisata menyampaikan Labuan Bajo, kabupaten Manggarai Barat akan menjadi pilot project pariwisata Nasional dalam menjalankan new normal. Aktifitas pariwisata akan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan sebagai standar normal baru mengingat Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata super prioritas dan super premium, sekaligus gerbang wisata bahari dunia.


Merespon hal tersebut, para pelaku usaha wisata di Labuaj Bajo maupun beberapa desa wisata di Mangarai Barat akan mempersiapkan segala sesuatu untuk mendukung program pemerintah, seperti desa Wae Lolos, Kecamatan Mbeliling yang memiliki potensi wisata air terjun cunca Lolos dan beberapa spot wisata alam lainya,


Kepala Desa Wae Lolos, Gervasius Toni menyampaikan akan menyiapkan skema serta protokoler penerimaan tamu yang sesuai standar kesehatan dalam pencegahan Covid-19.


“Rumusan protokol kesehatan menjadi point penting yang harus diperhatikan dalam new normal ini. Kami sedang menanti arahan resmi dari dinas pariwisata kabupaten,” kata Toni.


Toni menegaskan, kebijakan di sektor pariwisata nanti tentu akan ada perubahan. Itu tak lepas dari kenyataan bahwa sektor ini menjadi pendongkrak perekonomian. Karena itu kesiapan agar wisata tetap eksis harus dipertimbangkan matang. Karena itu perlu disusun protokolnya.

(Air terjun cunca Lolos)

Menurutnya, di desa Wae Lolos sendiri hanya menyipakan skema standar dalam penerimaaan tamu. Tamu yang hendak menuju lokasi wisata identitasnya dicatat. Lanjut Toni, selain itu, tamu juga wajib melakukan test suhu untuk memastikan kondisi kesehatan tamu.

Tambah Toni, skema standar yang dapat Ia lakukan di desanya hanya dua hal tersebut.

“Sementara hanya dua hal ini saja yang dapat dilakukan. Semoga pemerintah kabupaten Manggarai Barat melaui dinas Pariwisata dapat memberikan arahan tambahan untuk hal yang harus dilakukan di lokasi-lokasi wisata termasuk di Cunca lolos, desa Wae lolos”, tutup Toni.

 

Penulis : Edi Risal

Baca Juga