Top Pick
Golkar Mabar Gelar Musda, Berikut Pesan Mateus Hamsi Pemdes Watu Arus Salurkan BLT DD Penerapan New Normal, Pengusaha Pub Labuan Bajo Minta Pemerintah Berlaku Adil Pemkab Ende Dapat Bantuan APD dan Satu Unit Flexibel Tang dari BNPB Sejak Tahun 2012, Janda Di Kota Komba Matim Ini Belum Rasakan Bantuan PKH Disnakertrans dan BPN Mabar Diduga 'Main Mata' Dalam Penerbitan Sertifikat Tanah Warga Translok

KPU Ende Lakukan Pemutahkiran Data Pemilih Berkelanjutan

POSTNTT.COM | Ende - Pasca pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) tahun 2019, komisi pemilihan umum (KPU) kabupaten Ende terus melakukan Pemutahkiran data pemilih melalui program Pemutahkiran data pemilih berkelanjutan.

Kegiatan pemutahkiran data pemilih berkelanjutan di laksanakan sebagai amanah dari Pasal 20 UU Nomor 7/2017, pasal 58 PKPU No. 11/2018 tentang penyusunan daftar pemilih di dalam negeri dalam penyelenggaraan pemilihan Umum serta surat edaran KPU RI Nomor 181/PL.02.1-SD/01/KPU/II/2020 tanggal 20 februari tahun 2020 yang dihadiri Bawaslu Kab. Ende, Kapolres Ende, Dandim 1602 Ende, Kesbangpol dan Para ketua partai politik Peserta Pemilu 2019.

Ketua Komisi pemilihan Umum kabupaten Ende Adolorata Maria Da Lopez, saat di temui media POSTNTT.COM di ruanganya, kamis, 2 Juli 2020 mengatakan, kegiatan pemuktiran data pemilihan berkelanjutan ini sudah di lakukan dari bulan Maret hingga Mei Karena adanya bencana Nasional covid-19 ini makanya kegiatan hanya di undang beberapa orng saja, sesuai SOP kesehatan.

"Hari ini saya memberikan Apresiasi kepada seluruh teman teman ketua Partai yang sudah Hadir dalm Acara Peleno ini tentunya kegiatan ini akan terus berkelanjutan dan saya pastikan tipa bulan kita akan lakukan kegiatan ini," katanya.

Mery sapaan keseharianya menambahkan Jumlah pemilih di Kabupaten Ende mencapai angka 170.183 orang.

“Jumlah pemilih di Kabupaten Ende hingga Juni tahun 2020 mencapai 170.183 orang, Angka ini naik dari jumlah pemilih pada Pemilu 2019 yakni 168. 266 orang,” Ujarnya.

Kenaikan data pemilih tersebut, kata Mery, merupakan bagian dari kerja pemutakhiran data yang dilakukan KPU Ende sejak bulan Februari tahun 2020 lalu. “Kita koordinasikan dengan Dukcapil dan pemerintah desa sehingga ada kenaikan."

Di kesempatan yang sama, Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Ende Syahrul Yahya menjelaskan, warga Kabupaten Ende yang sudah memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) berjumlah 233.864 dari total 275.528 penduduk kabupaten Ende. Selisih data penduduk berdasarkan KTP dan data pemilih hasil validasi KPU, jelas Syahrul, sebagai akibat dari belum terekamnya status penduduk yang meninggal dunia dan pindah penduduk.

“Selisih itu karena ada yang meninggal  dunia dan pindah penduduk yang belum dilaporkan ke Dukcapil. Kita tidak bisa menghilangkan status kependudukan selama belum ada yang mengurus administrasi surat kematian maupun surat pindah penduduk,” kata Syahrul.

 

Penulis : Ronal Degu


Halaman