Top Pick
Heboh! di Kamar Tanpa Busana Bersama Pria Lain, Kepala Desa Ini Digerebek Suami Kisah Pilu Pasutri Asal Manggarai Timur Yang Hidup Berkekurangan dan Sakit Parah Cristiano Ronaldo dan Georgina Rodriguez Bersedih Saat Menemukan Pepe Terlindas Mobil Breaking News : Dua Warga Mabar 'Klaster Gowa' Kembali Terkonfirmasi Positif Covid-19 Berkantor di Rumah, Warga Pertanyakan Manfaat Kantor Desa Wejang Mawe 1 Pasien Terduga Korona Diobservasi di Labuan Bajo

BOPLBF Serahkan 1.410 Paket Bantuan Kepada Pelaku Pariwisata di Labuan Bajo

POSTNTT.COM | Labuan Bajo - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) melalui kemitraan dengan Komisi XI DPRRI menyalurkan bantuan sejumlah 1.410 paket Bantuan Lauk Siap Saji (Balasa) berupa beras dan lauk pauk kepada para pelaku pariwisata terdampak sosial ekonomi akibat pandemi Covid-19 di Labuan Bajo, Kamis, 16 Juli 2020.

Bekerja sama dengan Pemda dan Polres Kab. Manggarai Barat bantuan yang merupakan bantuan tahap 2 ini diserahkan di Kantor Bupati Manggarai Barat dihadiri oleh Anggota Komisi XI DPRRI Andreas Hugo Pareira, Setda Kab. Manggarai Barat Ismail Surdi, Direktur Utama Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BOPLBF) Shana fatina, dan Kapolres kab. Manggarai Barat yang diwakili KBO Samapta Polres Mabar Moch. Eko.

Direktur Utama Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BOPLBF) Shana Fatina dalam sambutannya mewakili Kemenparekraf saat menyerahkan Balasa menyampaikan, bahwa BOPLBF telah melakukan pendataan bagi pariwisata yang terdampak Covid-19 di Kab. Manggarai Barat sejak awal April 2020 lalu.

"BALASA yang diberikan untuk tahap kedua ini sebanyak 1.410 paket, berisi bahan pokok dan lauk siap saji yang diambil dari ukm labuan bajo dan sekitarnya", jelas Shana saat memberi sambutan.

Sementara itu Anggota Komisi XI DPRRI Andreas Hugo Parera dalam sambutannya mengungkapkan bahwa Balasa yang disalurkan tersebut merupakan bentuk kerja sama dan kemitraan antara Kemenparekraf dan Komisi XI DPRRI yang salah satu lingkup tugasnya adalah terkait pariwisata dan ekonomi kreatif.

Menurut Andreas, Pariwisata merupakan salah satu visi misi dari Presiden RI dan merupakan salah satu potensi bangsa yang kedepannya akan menjadi emas putih bagi bangsa Indonesia sehingga sangat potensial mendatangkan devisa bagi negara.

“Salah satu potensi bangsa ini ada di pariwisata. Sangat optimis ketika kita bicara tentang pariwisata. Pak Menteri beberapa waktu lalu datang ke Komisi XI DPRRI menyampaikan konsep-konsep pariwisata dengan keyakinan penuh bahwa peningkatan kunjungan wisatawan di Indonesia ke depannya akan menjadi andalan bagi pemasukan devisa negara”, terang Andreas.

Setda Kab. Manggarai Barat, Ismail Surdi dalam kesempatan tersebut mengungkapkan, Pemkab Manggarai Barat sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan yang diturunkan dari pusat kepada para pelaku pariwisata yang terdampak Covid-19 di Kab. Manggarai Barat.

Ke 1.410 paket BALASA yang disalurkan tersebar di 10 Kabupaten di Flores, yaitu Kab. Manggarai Barat, Manggarai Timur, Manggarai, Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka, Flores Timur, Lembata, dan Alor dengan penerima adalah para pekerja sektor pariwisata dan ekonomi kreatif terdampak seperti pekerja hotel, travel, homestay, penjual souvenir dan lainnya.

Distribusi keseluruh bantuan tersebut dikawal pihak Polda NTT melalui Polres di wilayah 10 Kabupaten terdistribusi.

Isi Paket BALASA terdiri dari beberapa Item, antara lain beras 5 kg, stick cumi 100 gr, stik sampurea 100 gr, abon ikan tuna 100 gr, abon ikan 200 gr, gula 1 kg, kecap botol 135 ml, mie instan 2 bungkus. (ER)

 

 


Halaman