Top Pick
Peduli Lingkungan, KRC Labuan Bajo Pungut Sampah Anggaran Pembelanjaan APD Covid-19 Di Mabar Akan Dicairkan Hari Ini Massa Aksi "GERAM" Soroti Kekosongan Gedung DPRD Mabar Untuk Tesiana Bayi Pengidap Tumor, Club Motor di Labuan Bajo Kumpulkan 9 Jutaan Rupiah Pegawai THL Matim Dapat Kartu BPJS Ketenagakerjaan Yuk, Tonton Video Presiden Jokowi Saat Ke Labuan Bajo

Cegah Covid 19, Arumba Bangun Pos Jaga dan Tempat Cuci Tangan

POSTNTT.COM | Borong - Sejauh ini problem berkaitan dengan Covid 19 masih menjadi masalah utama yang membelenggu kehidupan manusia.

Pelbagai upaya mencegah penyebaran virus korona ini pun semakin gencar dilakukan di setiap wilayah di Indonesia, tak terkecuali langkah konkrit yang diambil oleh anak-anak muda Kampung Baru, kelurahan Kotandora, Kecamatan Borong, Manggarai Timur, NTT.

Dalam upayanya, anak muda Kampung Baru Yang tergabung dalam Komunitas Anak Rumah Belakang ( ARUMBA) tersebut memulai aksinya dengan membangun pos jaga sekaligus tempat cuci tangan bagi warga setempat maupun pengguna jalan lainnya pada Senin ( 30/03)

Hal inI dibenarkan oleh Joys Lomes, salah satu warga yang tergabung dalam komunitas Anak Rumah Belakang (ARUMBA), Kecamatan Borong Kabupaten Manggarai Timur.

Kepada media ini, Joys Lomes mengatakan, inisiatif anak-anak ARUMBA ini sebetulnya lahir dari perkembangan terkini mengenai jumlah pasien positif covid 19 yang secarah nasional makin hari makin meningkat jumlahnya. Di beberapa wilayah di pulau Jawa, misalnya. Jumlah pasien positif covid 19 terus bertambah setiap harinya.

"Karena itu pula, saya dan anak-anak muda di sini pun mulai mengambil inisiatif untuk mencegah adanya penularan berlanjut hingga ke lingkungan tempat tinggal kami dengan membangun pos jaga sekaligus juga tempat cuci tangan bagi setiap warga yang melintas di jalur tersebut", kata Joys Lomes.

Lebih lanjut, Joys Lomes menyampaikan harapannya agar langkah kecil yang dibuat oleh anak-anak komunitas ARUMBA bisa mengingatkan dan meningkatkan kesadaran dan juga kewaspadaan masyarakat setempat berhadapan dengan adanya bahaya covid 19.

"Kami tentu berharap agar dengan adanya inisiatif seperti ini masyarakat pun bisa diingatkan akan adanya bahaya covid 19 yang kini ramai diperbincangkan sehingga bisa lebih mawas diri dengan mengikuti sejumlah instruksi yang dikeluarkan pemerintah", kata Joys Lomes.

Sementara itu, Rudi Hereng salah satu warga Kampung Baru, Kecamatan Kota Ndora saat dimintai tanggapannya oleh team media ini mengatakan bahwa dirinya sangat mendukung pergerakan anak-anak muda di kampungnya tersebut. Menurutnya, inisiatif yang dilakukan oleh anak-anak ARUMBA tersebut sangatlah bagus dan juga patut dicontohi oleh anak-anak muda di daerah lainnya, khususnya di Manggarai Timur karena sudah ambil bagian dalam mengantisipasi penyebaran virus korona tersebut secara dink dengan langkah-langkah kecil seperti yang mereka buat
.
"Tentu kita mendukung langkah konkrit dari anak-anak muda ARUMBA ini, khususnya pula dalam upaya mencegah penyebaran virus korona ini. Karena itu, mereka patut diacungi jempol karena sudah berkontribusi dalam hal kesehatan dan juga ikut berpartisipasi dalam memantau para pendatang baru di kampung", kata Rudi Hereng.

Lebih lanjut, Rudi Hereng pun memberi bocoran bahwa pihak Infokom Manggarai Timur akan menjadikan kreasi anak muda ini sebagai pioner atau contoh untuk melawan covid 19 bagi seluruh RT di Manggarai Timur yang diketahuinya melalui komentar pada dinding facebook.

Tidak hanya itu, Pius Majeng, ketua RT Kampung Baru kepada team media ini mengatakan apa yang dilakukan oleh anak-anak muda ARUMBA sudah sangat luar biasa. Namun demikian, dirinya tetap mengingatkan agar himbauan pemerintah terkait social distance tetap diperhatikan dengan baik sehingga penularan virus korona teesebut bisa dicegah dengan baik.
"Apa yang dilakukan oleh anak-anak muda ARUMBA sudah sangat luar biasa. Namun demikian, kita tetap mengharapkan agar himbauan pemerintah terkait social distance tetap diperhatikan dengan baik guna mencegah terjadinya penularan virus korona ini", kata Pius Majeng.

Pantauan jurnalis POSTNTT.COM dilaporkan, di lokasi pos jaga tersebut di sediakan 1 gumbang air bersih yang dilengkapi dengan 1 buah kran. Selain itu, terdapat pula sebuah papan berukuran sedang dengan bertuliskan "budayakan cuci tangan pakai sabun mandi, jaga jarak antara sesama minimal 1 Meter, dilarang berpelukan, dan tamu baru harap wajib lapor serta mengisi buku tamu".

 

 

Penulis : Will Susu

Editor    : Vansi Helmut

Baca Juga