Top Pick
Komisi X DPR RI Dorong Pemerintah Mengangkat Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer Menjadi PNS Gelar Pelatihan Driver Manner, BPOLBF akan Tingkatkan Kualitas Hospitality Profesi Driver Pariwisata Prokopim Sekretariat Daerah Matim Gelar Acara Bertemu Media Polres Mabar dan Gakum KLHK Lakukan Penyidikan Pemboman Ikan di BTNK Dinas Pariwisata Matim Menggelar Pertunjukan Seni Mural dan Grafiti Logo Branding Cagar Biosfer Komodo Resmi Diluncurkan Labuan Bajo

Bimtek Anggota Tagana Bupati Ende : Ini Pekerjaan yang Sangat Mulia

(Anggota Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Sedaratan Flores dan Lembata mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Pemantapan Taruna Siaga Bencana. Foto : Istimewa)

 

POSTNTT.COMEnde - Sebanyak 90 orang anggota Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Sedaratan Flores dan Lembata mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Pemantapan Taruna Siaga Bencana Muda yang digelar Dinas Sosial Provinsi NTT.

Kegiatan Bimtek tersebut  berlangsung di aula pertemuan Hotel Syfa jln. Gatot Soebroto Jumat, (23/10/20) dibuka Bupati Ende yang diwakili PLT. Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Drs. Abraham Badu, MSi.

Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Plt. Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Bupati Djafar Achmad mengatakan, Bimtek yang mempertemukan semua anggota TAGANA sedaratan Flores dan Lembata menjadi momen yang tepat dan strategis untuk bersilaturahmi dan membangun koordinasi lintas kabupaten dalam penanggulangan bencana, sehingga semua masalah dan kesulitan dapat diatasi secara bersama-sama.

"Sebagai pejuang kemanusiaan, semua anggota TAGANA memiliki tugas yang sangat mulia. Oleh karena itu mereka harus dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan dalam menjalankan tugas menanggulangi bencana," ujarnya.

Bimtek ini lanjut Bupati Djafar, sebagai langkah tepat guna pengembangan kualitas anggota TAGANA, sehingga akan lahir anggota TAGANA yang profesional dimana mampu mengorganisir tugas mulai dari persiapan sampai pada pelaksanaan di lapangan.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Provinsi NTT, Jamaluddin Ahmad, dalam sapaan awalnya mengatakan, para anggota TAGANA ini memiliki tugas yang sangat berat dan beresiko dan tidak jarang nyawa taruhannya.

Oleh karena itu Pemerintah Kabupaten diharapkan dapat memperhatikan para anggota TAGANA dengan intervensi anggaran berupa insentif bagi mereka.

Di kesmpataan yang sama Kepala Seksi PSK BA pada Dinas Sosial Provinsi NTT, Moktar Lubis saat menyampaikan laporannya mengatakan, maksud dilaksanakannya Bimtek ini selain untuk menyiapkan petugas yang memiliki kepedulian dan aktif terhadap penanggulangan bencana juga untuk memberdayakan generasi muda dalam penanggulangan bencana.
Kegiatan Bimtek ini kata Lubis menggunakan metode pertemuan kelas dan lapangan," tutupnya. (Ronald Degu)

 

 


Halaman