Top Pick
Polisi Periksa Saksi Kasus Kekerasan Tenaga Kesehatan di Mabar Hendrik Jehaman Nilai Tidak Ada Alasan KPU Untuk Tidak Loloskan Edi Endi di Pilkada Mabar STKIP Simbiosis Ende, Berlakukan Belajar Secara Online Pasca Sala Satu Pasien  Covid - 19 Meninggal Dunia Kota Labuan Bajo Lumpuh Dikepung Pendukung Edi-Weng Kemkominfo Gelar Workshop Mendorong Kreasi dan Inovasi Wastra Tenun dan UMKM NTT di Labuan Bajo Kejagung Berhasil Temukan 17 Kapal di Samarinda dan Sendawar Milik Tersangka Kasus Asabri

Gelar Mediasi, Kasus Salesius Medi dan Kristin Carvallo Berakhir Damai

POSTNTT.COM|BORONG -Kasus yang menimpa Salesius Medi, Anggota DPRD Manggarai Timur dan Kristin Carvallo, Petugas Kesehatan di UPTD Puskesmas Borong, berakhir damai setelah menggelar mediasi.

Kegiatan mediasi tersebut bertempat di Polres Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada Selasa (08/12/2020), keduanya melaksanakan mediasi atau acara perdamaian yang difasilitasi oleh Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) NTT.

Dalam kesempatan tersebut, Kristin Carvallo mengucapkan permohonan maaf kepada Salesius Medi atas kejadian yang terjadi pada tanggal 6 November lalu.

“Saya mengucapkan permohonan maaf kepada Bapak Sales Medi atas semua kejadian yang telah terjadi di Puskesmas Borong tanggal 6 November lalu,” tandas Kristin disambut tepuk tangan undangan yang hadir dan para saksi.

Sementara itu, Salesius Medi, kepada Media ini, mengukapkan bahwa dirinya menerima dengan hati yang terbuka permohonan maaf dari Perawat Kristin Carvallo. Ia berharap, tidak ada pihak lain yang “menggoreng” situasi tersebut untuk kepentingan-kepentingan tertentu.

“Sebagai Anggota Dewan, fungsi pengawasan melekat pada diri saya. Saya dan kristin cuma miskomunikasi. Saya berharap, tidak ada pihak lain yang memanfaatkan situasi ini untuk kepentingan-kepentingan tertentu,” ucap Medi.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua PPNI NTT, Aemilianus Mau. Dalam arahannya, Aemilianus mengucapkan permohonan maaf atas kejadian tersebut, khususnya semua pihak yang sudah direpotkan. Pihaknya memohon kerendahan hati Sales Medi dan Kristin Carvallo, untuk saling memaafkan apalagi keduanya merupakan orang penting dalam hal pembangunan dan pelayanan masyarakat Kabupaten Manggarai Timur.

Senada dengan Ketua PPNI NTT, Marselis Sarimin Karrong, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Manggarai Timur, mengucapkan hal yang sama. Ia menjelaskan, momen mediasi hari ini merupakan bagian paling penting untuk pembangunan Kabupaten Manggarai Timur di masa mendatang.

“Jangan lagi kembali ke belakang apalagi melihat siapa yang benar dan siapa yang salah. Mari kita melangkah ke depan, karena masih ada yang lebih penting untuk kepentingan masyarakat banyak,” ungkap Mantan Kapolres Manggarai tersebut.

Mewakili Pengacara, Aleksius M. Adu, SH, Kuasa Hukum Salesius Medi menyampaikan terima kasih kepada pihak Polres Matim yang sudah menyediakan tempat untuk mediasi dan perdamaian.

Pantauan Wartawan, agenda tersebut ditutup dengan penandatanganan berita acara perdamaian antara kedua belah pihak dan para saksi, kemudian dilanjutkan dengan acara adat “kepok tuak” permohonan maaf dari pihak PPNI Manggarai Timur yang diterima secara langsung oleh Sales Medi mewakili pribadi, Kader Partai dan lembaga dewan. Semuannya berlangsung aman, tenteram dan damai. (Iren Leleng)

 

 


Halaman