POSTNTT.COM — Gempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur menyebabkan dampak cukup parah di Kelurahan Wangkung, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, khususnya di kawasan Pelabuhan Kedindi.
Berdasarkan informasi dari Andri, warga setempat, sedikitnya dua orang meninggal dunia akibat bencana tersebut. Kedua korban merupakan warga lanjut usia (lansia). Selain menimbulkan korban jiwa, gempa juga mengakibatkan kerusakan pada ratusan rumah warga.
“Sekitar 125 rumah mengalami kerusakan parah, sementara lebih dari 200 rumah lainnya mengalami kerusakan ringan,” kata Andri kepada media ini, Senin (17/08).
Andri menerangkan, dampak gempa juga dirasakan oleh masyarakat dalam jumlah besar. Diperkirakan sekitar 400 kepala keluarga (KK) terdampak dan membutuhkan penanganan serta bantuan.
Andri mengatakan, warga saat ini membutuhkan sejumlah kebutuhan pokok untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama berada dalam kondisi darurat.
“Bantuan yang dibutuhkan antara lain beras, mi instan, telur, dan air minum.Untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gempa susulan, sebagian warga memilih mengungsi dan mendirikan posko secara mandiri di sekitar permukiman,” katanya.
Beberapa warga juga memanfaatkan lapangan sepak bola sebagai lokasi berkumpul dan tempat pengungsian sementara. Kondisi tersebut membuat warga Wangkung, terutama di kawasan sekitar Pelabuhan Kedindi, masih berada dalam situasi yang membutuhkan perhatian dan bantuan.
Pemerintah maupun pihak terkait diharapkan dapat segera melakukan pendataan menyeluruh terhadap korban dan kerusakan serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak terpenuhi. Warga juga diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan dan mengikuti arahan dari petugas di lapangan.









