POSTNTT.COM – Ketua DPD PAN Manggarai Barat Innocentius Peni sambangi tenda korban gempa di Desa Pondo, Kecamatan Lembor, Manggarai Barat pada Minggu 16 agustus 2026.
Inno Peni yang juga merupakan anggota DPRD Manggarai Barat ini mengatakan dirinya hadir untuk melihat secara langsung kondisi warga setempat. Selain itu, dirinya juga membawa bantuan sembako.
“Saya hadir untuk melihat secara langsung kondisi warga di desa Pondo. Hasil monitoring saya, kondisinya cukup memprihatinkan,” ujarnya.
“Mereka membutuhkan bantuan tenda dan makanan. Rumah mereka banyak yang mengalami kerusakan berat,” tambah Inno Peni.
Ketua DPD PAN itu mengatakan, berdasarkan data yang dilaporkan warga, baik rusak ringan maupun rusak berat tercatat 124 rumah yang terdampak dari gempa magnitudo 7,7 yang terjadi pada sabtu (15/08) itu.
Salah satu warga desa Pondo, Frans Roden menjelaskan kondisi sampai minggu malam (16/08), tercatat 15 rumah yang mengalami kerusakan berat dengan kondisi rata tanah. Itu terdampak meliputi kampung Lale, Rengka, Rempo dan Lendo.
“Saat ini kami membutuhkan tenda dan terpal. Karena kondisinya semua orang mengungsi di luar rumah, baik yang menjadi korban maupun keluarga yang tidak terdampak. Ketersediaan makanan juga kini hanya seadanya,” jelas Frans Roden.
Sementara itu, di desa tetangga, desa Wae Kanta juga mengalami hal serupa. Sebanyak 120 rumah diketahui mengalami kerusakan berat. Adapun warga terdampak sebanyak 210 KK.
“Kami membutuhkan bantuan tenda karena saat ini tenda yang ada diisi lebih dari 5-6 KK,” jelas Jefri Hasan Kepala Desa Wae Kanta pada Minggu (16/08) malam.
selain tenda, lanjut Jefri, makanan juga menjadi kebutuhan mendesak saat ini.
“Kami sudah melaporkan dan mengirim semua data ke dinas, dan saat ini pun masih sedang terus berkordinasi,” tambahnya.









